BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow kini harus melakukan penyesuaian kebijakan anggaran secara cermat. Bupati Yusra Alhabsyi mengungkapkan bahwa dinamika kebijakan nasional berdampak pada pengurangan anggaran daerah, khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan.
Kondisi keuangan ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menyusun skala prioritas. Sektor pertanian dipilih sebagai fokus utama agar kebutuhan dasar masyarakat di lapangan tetap terpenuhi di tengah keterbatasan fiskal yang ada.
Bupati Yusra Alhabsyi turun langsung menemui masyarakat untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran. Dialog terbuka ini berlangsung di tiga lokasi berbeda, yakni Desa Sinsingon Barat (Passi Timur), Desa Bilalang III (Bilalang), dan Kantor Camat Passi Barat.
Pertemuan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari penyuluh pertanian, pelaku usaha, hingga para Sangadi. Pemerintah ingin mendengar langsung kendala teknis yang selama ini menghambat produktivitas pangan di wilayah Bolaang Mongondow.
“Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami turun langsung untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” ujar Yusra.
Dalam rangkaian audiens tersebut, para petani menyampaikan sejumlah persoalan klasik yang masih menjadi hambatan besar. Berdasarkan hasil serap aspirasi, terdapat empat poin krusial yang memerlukan solusi cepat dari pemerintah daerah:
Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi. Pemerintah daerah berupaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat agar program pembangunan sektor pertanian ke depan memiliki dampak ekonomi yang nyata.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bolmong, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran para pejabat teknis ini bertujuan agar aspirasi warga dapat langsung dicatat dan ditindaklanjuti secara administratif.