Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Delapan Dubes, Kerja Sama Maritim dan Budaya Jadi Prioritas

Penulis: Saiful  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 16:53:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat di Istana Merdeka.

SULAWESI UTARA — Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/6/2026). Prosesi ini menjadi pintu masuk bagi para diplomat untuk memulai tugas resmi mereka di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing duta besar menyampaikan prioritas kerja sama yang akan diperkuat. Isu maritim, pendidikan, kebudayaan, hingga diplomasi multilateral menjadi agenda utama yang diangkat.

Kerja Sama Maritim Indonesia-Filipina Jadi Fokus ASEAN

Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Christopher Baltazar Montero, menempatkan penguatan kerja sama maritim sebagai agenda utama. Menurutnya, sebagai dua negara kepulauan besar di Asia Tenggara, Indonesia dan Filipina memiliki kepentingan bersama di sektor kelautan.

“Saya berharap kita dapat memperdalam kerja sama maritim, terutama karena hal ini juga menjadi salah satu prioritas kepemimpinan Filipina di ASEAN tahun ini,” kata Montero.

Pernyataan ini sejalan dengan posisi Indonesia yang selama ini aktif mendorong tata kelola kelautan di forum regional. Kerja sama ini mencakup aspek keamanan laut, konektivitas, hingga ekonomi biru.

Kebudayaan dan Pendidikan Jadi Fondasi Hubungan dengan Sri Lanka

Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, Sumadhurika Sashikala Premawardhane, menilai kerja sama kebudayaan dan pendidikan sebagai fondasi penting hubungan kedua negara. Ia menekankan sejarah panjang persahabatan yang telah terjalin.

“Kami memiliki sejarah panjang hubungan bilateral dan persahabatan. Saya berharap dapat semakin memperkuat hubungan tersebut selama bertugas di Indonesia,” ujarnya.

Indonesia dan Sri Lanka memiliki kedekatan historis, terutama dalam forum Gerakan Non-Blok dan kerja sama Asia-Afrika. Bidang pendidikan menjadi salah satu sektor yang potensial untuk diperluas, termasuk pertukaran pelajar dan riset.

Saint Lucia dan Lebanon: Inspirasi Kepulauan dan Jembatan Toleransi

Duta Besar Saint Lucia untuk Indonesia, Menissa Rambally, menyebut Indonesia sebagai inspirasi bagi negaranya. Sebagai sesama negara kepulauan, pengalaman Indonesia dalam membangun konektivitas dan persatuan di tengah keberagaman dinilai relevan.

“Kami berharap tidak hanya bekerja sama secara bilateral, tetapi juga bersama Indonesia di komunitas internasional untuk mewujudkan dunia yang lebih damai dan lebih baik bagi kemanusiaan,” ungkap Rambally.

Sementara itu, Duta Besar Lebanon untuk Indonesia, Salam Al Achkar, menyoroti kesamaan nilai dalam menjaga harmoni dan toleransi. Ia berkomitmen menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara.

“Izinkan saya mulai hari ini menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara kita,” tuturnya.

Penyerahan surat kepercayaan delapan duta besar ini menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat. Kehadiran mereka diharapkan membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor strategis, dari ekonomi hingga diplomasi internasional.

Reporter: Saiful
Sumber: gerindra.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top