MANADO — Rektor Unsrit Anggela Aine Adam menyebut indeks prestasi tinggi bukan lagi satu-satunya tolok ukur keunggulan lulusan di mata masyarakat. Menurutnya, yang lebih dibutuhkan saat ini adalah kemampuan nyata dalam memberikan solusi.
"Keunggulan lulusan tidak dilihat dari seberapa besar indeks prestasi atau nilai akademik, tetapi bagaimana kemampuan yang dimiliki bisa memberikan solusi dan manfaat yang nyata bagi masyarakat," ujar Anggela di hadapan para wisudawan.
Dalam kesempatan itu, Rektor mengingatkan bahwa prosesi wisuda bukanlah sekadar seremoni penanda berakhirnya masa studi. Ia menyebut momen tersebut justru menjadi titik tolak bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu, keterampilan, dan karakter yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Unsrit.
Tema yang diusung pada wisuda kali ini adalah "Bersama Melayani dan Menghasilkan Lulusan Unsrit yang Unggul dan Berdampak bagi Masyarakat dan Negara". Tema ini, kata Anggela, mencerminkan komitmen kampus untuk tidak hanya mencetak lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas, profesionalisme, serta semangat melayani.
Rektor menekankan pentingnya adaptasi di tengah perubahan global yang berlangsung cepat, terutama yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan transformasi digital. Menurutnya, lulusan harus siap menghadapi tantangan global tersebut tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.
Secara khusus, Anggela menyampaikan pesan kepada lulusan profesi ners yang baru dikukuhkan. Ia menyebut profesi keperawatan bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan kemanusiaan yang mulia.
"Berikanlah pelayanan kesehatan yang terbaik, mengedepankan keselamatan serta penghormatan terhadap manusia," pesan Rektor kepada para perawat profesional yang baru dilantik.
Organ Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon, Reynaldo Aotama, menambahkan bahwa tema wisuda tahun ini bertujuan mendorong mahasiswa menguasai berbagai ilmu yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Reynaldo menekankan bahwa proses pembelajaran di Unsrit membutuhkan kerja sama dan semangat kebersamaan semua pihak tanpa terkecuali.
"Unsrit yang bernaung di bawah Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon telah berkontribusi menyiapkan dan menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang dapat dibanggakan untuk mengabdi kepada bangsa," ujar Reynaldo.
Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan konsistensi dan komitmen jangka panjang Unsrit dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, berdaya saing, berdampak, dan siap berkarya di tengah masyarakat.