Evaluasi SAKIP Bupati Boltara: Program Harus Terukur dan Berdampak Nyata ke Masyarakat, Bukan Sekadar Nilai

Penulis: Yasir  •  Senin, 27 Juli 2026 | 22:08:31 WIB
Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena membuka Rapat Evaluasi SAKIP Tahun 2026 di Kantor Bupati, Senin (27/7/2026).

BOLAANG MONGONDOW UTARA — Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., membuka Rapat Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 di Lantai III Kantor Bupati, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, S.IP., Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, Tim Evaluator KemenPANRB, para staf ahli, asisten setda, pimpinan OPD, dan camat se-Kabupaten Boltara.

Evaluasi Bukan Sekadar Administrasi

Dalam arahannya, Bupati Sirajudin menekankan bahwa evaluasi SAKIP adalah momentum untuk berbenah, bukan sekadar rutinitas tahunan. “Evaluasi SAKIP harus menjadi momentum untuk berbenah. Setiap program yang disusun harus terukur, transparan, dan benar-benar memberikan hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Bupati meminta seluruh pimpinan OPD tidak hanya berorientasi pada nilai semata, tetapi pada dampak nyata program terhadap warga. Ia menilai, banyak program yang berjalan tetapi belum tentu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tindak Lanjut Rekomendasi KemenPANRB

Pemerintah Kabupaten Boltara berkomitmen membangun birokrasi yang profesional, efektif, dan akuntabel. Bupati mengingatkan agar setiap masukan dan rekomendasi dari Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) ditindaklanjuti dengan serius.

Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan dalam menyusun program kerja tahun 2027 agar lebih tepat sasaran. “Setiap program pemerintah harus berorientasi pada hasil, bukan hanya pada pelaksanaan kegiatan,” ujar Bupati.

Perencanaan Program Harus Lebih Matang

Bupati juga menyoroti pentingnya perencanaan yang matang sejak awal. Hasil evaluasi SAKIP, menurutnya, harus dijadikan bahan perbaikan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan program, hingga penyusunan laporan kinerja. Seluruh OPD diminta tidak mengulangi kesalahan yang sama di tahun sebelumnya.

Rapat evaluasi ini menjadi ajang bagi setiap perangkat daerah untuk melihat kembali sejauh mana program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Boltara berharap, dengan evaluasi yang ketat, kualitas pelayanan publik di daerah itu terus meningkat.

Reporter: Yasir
Sumber: tajuk.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top