BITUNG — Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka memastikan pemerintah daerah akan memetakan seluruh usulan warga yang diserap DPRD saat reses. Tidak semua permintaan bisa direalisasikan sekaligus, karena harus disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
“Yang terpenting adalah komunikasi dan sinergitas antara DPRD dengan pemerintah. Aspirasi masyarakat akan kita lihat bersama mana yang menjadi prioritas dan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan serta kemampuan keuangan daerah,” ujar Randito dalam paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ronald Gunawan Kansil itu.
Rapat paripurna ini menjadi forum resmi bagi para legislator untuk menyampaikan masukan, kebutuhan, dan keluhan warga yang selama ini mereka himpun langsung dari daerah pemilihan.
Ronald Gunawan Kansil menekankan bahwa reses bukan sekadar kegiatan turun ke masyarakat. Menurutnya, tahapan krusial justru terjadi setelah pertemuan di lapangan usai, yakni ketika aspirasi dibawa ke forum kelembagaan untuk dibahas bersama eksekutif.
“Reses bukan hanya kegiatan turun ke masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi yang sudah diserap itu kita sampaikan dalam paripurna dan kemudian dikawal bersama agar bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan program pembangunan,” kata RGK, sapaan akrabnya.
Sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat dalam reses kali ini diakui menjadi bahan evaluasi bagi DPRD. Ronald menyebut, masukan tersebut akan digunakan untuk menjalankan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran.
DPRD Kota Bitung berkomitmen mendorong agar aspirasi yang masuk kategori prioritas mendapat perhatian dalam penyusunan program dan kebijakan daerah. “Kami di DPRD tentu akan mengawal aspirasi masyarakat sesuai kewenangan dan kemampuan daerah,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Randito Maringka menegaskan bahwa pihaknya memandang penyampaian hasil reses ini sebagai penguat sinergi legislatif-eksekutif. Ia menyebut, masukan dari DPRD sangat membantu pemerintah melihat langsung kebutuhan warga di lapangan.
“Pemerintah Kota Bitung tentu memberikan perhatian terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD. Ini menjadi masukan bagi pemerintah dalam melihat kebutuhan masyarakat di lapangan dan menyesuaikannya dengan program serta kemampuan anggaran daerah,” jelas Randito.
Pemerintah akan melakukan pemetaan ketat terhadap setiap usulan. Skala urgensi dan dampak langsung bagi warga menjadi pertimbangan utama sebelum sebuah program dianggarkan pada tahun berikutnya.