Untuk memandu pergerakan ratusan armada truk raksasa di area pit, perusahaan mengandalkan Fleet Management System (FMS) yang terintegrasi dengan sensor IoT dan algoritma AI. Data telemetri seperti suhu mesin, getaran, dan tingkat keausan suku cadang dikirim langsung ke pusat kendali secara real-time.
Algoritma prediktif kemudian menganalisis data tersebut untuk menjadwalkan pemeliharaan sebelum kerusakan mekanis terjadi. Langkah ini tidak hanya memperpanjang usia pakai armada dan memangkas biaya modal, tetapi juga menekan konsumsi bahan bakar fosil secara terukur.
Vice President Corporate Communications Amman, Kartika Octaviana, menegaskan bahwa teknologi ini dirancang untuk memperkuat keselamatan kerja, bukan sekadar mengikuti tren.
"AI tidak ditempatkan sebagai teknologi yang mengikuti tren tetapi diarahkan membantu manusia bekerja lebih cepat, cerdas, dan aman di seluruh rantai operasi," ungkap Kartika dalam publikasi resmi Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI).
Kamera 2D konvensional kerap terkendala perubahan pencahayaan. Tim Metalurgi Amman pun menciptakan inovasi 3D Particle Size Measurement (3DPM) menggunakan metode laser triangulation. Pemindai laser 3D di atas conveyor belt memindai bentuk, ukuran, dan volume setiap objek secara presisi. Begitu objek berbahaya terdeteksi, sistem memberi peringatan dini sehingga operator bisa menghentikan atau mengekstraksi material sebelum masuk mesin penggiling.
"Implementasi teknologi 3DPM menunjukkan bagaimana inovasi dapat lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Aliran material menjadi jauh lebih konsisten, yang pada akhirnya menjaga produktivitas tambang tetap berada di kurva optimal," ujar Victor dalam laporan keberhasilan inovasi operasional Amman, 2026.
Efisiensi berlanjut ke sirkuit flotasi dengan pemodelan proses berbasis AI yang mengontrol campuran agen kimia, tingkat keasaman (pH), dan suplai udara secara real-time. Hasilnya, tingkat perolehan tembaga dan emas meningkat signifikan. Terobosan ini mengantarkan Amman meraih Juara 1 kategori Best Practices in Processing pada ajang internasional 4th ASEAN Mineral Awards.
Melalui pendekatan Brownfield Development, Blok Elang akan memanfaatkan infrastruktur eksisting Batu Hijau seperti sirkuit penggilingan, pelabuhan, dan jaringan logistik. Strategi ini secara drastis menekan pembukaan lahan baru dan menghemat alokasi biaya investasi.
Seluruh inovasi di lapangan hulu dan hilir tersebut dibentengi arsitektur teknologi informasi skala enterprise. Amman telah memigrasikan sistemnya dari on-premises ke SAP S/4HANA Cloud sebagai tulang punggung digital perusahaan. Dengan fondasi ini, masa depan pertambangan modern tidak lagi hanya soal seberapa banyak mineral yang diekstraksi, tetapi seberapa cerdas dan bertanggung jawab prosesnya.