MANADO — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo berlangsung dengan penerangan optimal. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) berhasil menjaga keandalan sistem kelistrikan di titik-titik vital penyelenggaraan acara puncak, mulai dari upacara pengibaran hingga penurunan bendera Sang Merah Putih.
Kesiapsiagaan ini melibatkan ribuan personel yang disebar di lapangan selama 24 jam. Mereka bertugas memastikan tidak ada gangguan pasokan listrik yang mengganggu jalannya prosesi kenegaraan maupun kegiatan masyarakat di pusat keramaian dan fasilitas publik.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, PLN tidak hanya mengandalkan jaringan utama. Sejumlah peralatan pendukung disiagakan di lokasi-lokasi krusial, termasuk Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB), Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB), serta genset cadangan.
Skema pengamanan berlapis atau multi-layer protection ini dirancang untuk memastikan aliran listrik tetap mengalir meski terjadi gangguan teknis mendadak. Langkah antisipatif tersebut menjadi kunci utama dalam mewujudkan zero downtime selama rangkaian acara berlangsung.
Keberhasilan pengawalan kelistrikan ini dinilai sebagai bentuk dedikasi para petugas teknis yang bekerja ekstra di lapangan. PLN berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kelistrikan terbaik demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Suluttenggo.
“Dedikasi para petugas teknis yang bersiaga 24 jam di lapangan menjadi kunci utama kesuksesan pengawalan kelistrikan ini. PLN berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kelistrikan yang terbaik dan andal demi mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Suluttenggo,” tambah Usman.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81, PLN UID Suluttenggo memastikan bahwa seluruh sistem jaringan kelistrikan di tiga provinsi tetap berada dalam kondisi aman dan andal. Daya pasok yang memadai juga dijamin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pasca-perayaan.