Kemenko Perekonomian Tetapkan Empat Kriteria Wajib untuk Program Motor Listrik Nasional Molinas

Penulis: Ragil  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 02:21:02 WIB
Atong Soekirman memaparkan empat kriteria wajib pengembangan program Motor Listrik Nasional dalam paparannya di Sulawesi Utara, Kamis (20/8/2026).

SULAWESI UTARA — Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian, Atong Soekirman, membeberkan arah pengembangan program Motor Listrik Nasional (Molinas) dalam paparannya, Kamis (20/8/2026). Fokus utamanya jelas: membangun kemampuan industri yang lebih luas, tidak berhenti pada aktivitas perakitan yang nilai tambahnya rendah.

Atong menegaskan bahwa penguatan kemampuan desain, riset dan pengembangan, serta pengembangan produk menjadi kunci utama. Menurutnya, aktivitas manufaktur semata tidak cukup jika tidak dibarengi penguasaan inovasi dan teknologi.

Empat Komitmen Utama Pengembangan Molinas

Dalam paparannya, Atong merinci empat aspek yang menjadi komitmen utama dalam pengembangan program Molinas. Keempatnya menjadi syarat agar industri motor listrik nasional bisa tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing.

  • Powertrain: Penguasaan teknologi penggerak listrik menjadi fondasi utama, mencakup motor listrik dan sistem kontrolnya.
  • Frame structure: Kemampuan merancang dan memproduksi kerangka atau sasis motor secara mandiri.
  • Plastik dan body panel: Penguasaan produksi komponen bodi, termasuk material plastik dan panel-panel eksterior.
  • Indigenous design: Desain asli buatan dalam negeri yang tidak bergantung pada lisensi atau desain pabrikan asing.

Mengapa Pemerintah Mendorong Penguasaan Desain dan Teknologi?

Dorongan ini muncul karena aktivitas perakitan dinilai memiliki nilai tambah yang relatif rendah. Tanpa penguasaan inovasi dan teknologi, industri dalam negeri hanya akan menjadi pasar bagi produk jadi, bukan pemain utama dalam rantai pasok global.

Atong menilai pengembangan Molinas harus memiliki kemampuan industri yang lebih luas. Dengan menguasai desain, engineering, dan manufaktur, nilai tambah yang tercipta di dalam negeri akan jauh lebih besar dibanding sekadar merakit komponen yang sudah jadi.

Dampak Kebijakan bagi Industri dan Konsumen

Kriteria ini akan menjadi acuan bagi para pelaku industri yang ingin bergabung dalam program Molinas. Produsen yang tidak memenuhi aspek penguasaan teknologi dan desain lokal kemungkinan besar akan kesulitan mendapatkan insentif atau dukungan pemerintah.

Bagi konsumen, program ini diharapkan bisa menghadirkan motor listrik dengan harga lebih kompetitif dalam jangka panjang. Pasalnya, ketergantungan pada komponen impor akan berkurang seiring menguatnya rantai pasok dalam negeri, sehingga biaya produksi bisa ditekan.

Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong ekosistem kendaraan listrik yang lebih mandiri, dari hulu ke hilir. Langkah berikutnya yang dinantikan publik adalah detail teknis dan regulasi turunan yang akan mengatur implementasi keempat kriteria tersebut.

Reporter: Ragil
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top