TAHUNA — Warga Kepulauan Sangihe dikejutkan getaran gempa bumi pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 15.44 Wita. BMKG mencatat episentrum gempa berada di titik koordinat 4.09 Lintang Utara dan 125.87 Bujur Timur, atau tepatnya di laut dengan jarak 68 kilometer Timur Laut Tahuna.
Berdasarkan informasi resmi dari BMKG, kekuatan gempa tercatat magnitudo 4,3 dengan kedalaman hiposenter mencapai 86 kilometer. Kedalaman tersebut mengindikasikan gempa termasuk kategori menengah akibat aktivitas subduksi lempeng di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Masyarakat di pesisir Tahuna dan sekitarnya diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
BMKG menyatakan informasi yang disampaikan masih mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk. Pihaknya akan terus memperbarui informasi jika terjadi aktivitas seismik lanjutan.
Kepulauan Sangihe memang dikenal sebagai wilayah yang kerap diguncang gempa bumi. Posisi geografisnya yang berada di pertemuan lempeng tektonik aktif membuat kawasan ini memiliki tingkat seismisitas tinggi.
Masyarakat yang tinggal di pesisir diminta untuk tidak mudah percaya pada isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi hanya bersumber dari BMKG atau instansi resmi terkait penanggulangan bencana.