SULAWESI UTARA — Layanan pembayaran digital Apple Pay kembali mendapat suntikan fitur signifikan. Pengumuman ini datang bersamaan dengan peluncuran beta iOS 27 yang sudah bisa dicoba pengembang, sementara versi stabilnya akan dirilis ke publik pada musim gugur tahun ini. Bagi pengguna iPhone di Indonesia, fitur-fitur ini mungkin belum sepenuhnya relevan karena Apple Pay belum beroperasi resmi di dalam negeri, namun perkembangannya tetap penting untuk dipantau.
Salah satu perubahan paling terlihat adalah tampilan antarmuka checkout yang didesain ulang. Kini, pengguna bisa menggeser (swipe) antar kartu secara horizontal di layar utama saat hendak menyelesaikan transaksi di situs web atau dalam aplikasi.
Jika ingin melihat semua opsi pembayaran, pengguna cukup mengetuk kartu untuk membuka tampilan grid berisi seluruh kartu yang tersimpan di Apple Pay. Informasi detail seperti poin reward, saldo, hingga opsi bayar nanti (pay later) juga lebih mudah diakses langsung dari layar tersebut.
Apple menjalin kemitraan baru dengan American Express yang memungkinkan pemegang kartu membayar menggunakan poin Membership Rewards. Saat berbelanja online, akan muncul opsi "Use Rewards" di alur checkout Apple Pay.
Poin tersebut bisa digunakan untuk menutup sebagian atau seluruh transaksi. Nilai tukarnya ditetapkan 0,7 sen per poin, artinya 10.000 poin setara potongan US$70 (sekitar Rp 1,1 juta) untuk pembelian.
Fitur baru bernama Tap to Share dirancang untuk pengalaman belanja fisik. Fitur ini merupakan pengembangan dari Tap to Pay yang sudah ada, dan dijadwalkan rilis pada musim gugur.
Dengan sekali ketuk, pelanggan bisa terhubung ke iPhone milik kasir atau pedagang untuk berbagi informasi secara aman seperti email, alamat pengiriman, dan data loyalitas. Pelanggan juga bisa melihat isi keranjang belanja secara langsung untuk memastikan diskon atau potongan harga diterapkan dengan benar. Pembayaran akhir tetap dilakukan melalui Apple Pay di iPhone pelanggan.
Di akhir tahun ini, pengguna iPhone akan bisa menambah saldo kartu debit yang didukung langsung dari antarmuka Apple Pay. Pengisian saldo ini dapat dilakukan melalui aplikasi Apple Wallet atau saat sedang berada di halaman checkout.
Kabar besar lainnya datang dari Walmart. Ritel terbesar di Amerika Serikat ini akhirnya mulai meluncurkan dukungan Apple Pay setelah bertahun-tahun menolak layanan tersebut. Penerapan awal sudah dimulai di negara bagian Arkansas pekan ini.
Perusahaan menargetkan seluruh gerainya di AS dan jaringan Sam's Club dapat menerima pembayaran contactless ini sebelum akhir tahun. Langkah ini menutup salah satu celah terbesar dalam adopsi Apple Pay di ritel AS.
Dengan masuknya Walmart, hampir semua ritel besar di Amerika Serikat kini menerima Apple Pay. Hal ini memperkuat posisi layanan tersebut sebagai metode pembayaran standar di berbagai tempat, baik toko fisik maupun daring.
Bagi pengguna iPhone, kombinasi desain baru yang lebih rapi dan integrasi poin reward membuat pengalaman transaksi harian menjadi lebih praktis. Fitur Tap to Share juga berpotensi mengurangi antrean di kasir karena proses berbagi data dan pembayaran bisa dilakukan dalam satu alur.
Meski demikian, pengguna di Indonesia masih harus menunggu kepastian kapan layanan ini resmi masuk. Sampai saat ini, metode pembayaran digital lokal seperti QRIS tetap menjadi pilihan utama untuk transaksi harian.