SULAWESI UTARA — Empat merek besar berlomba mengisi pasar ponsel tanah air di penghujung kuartal ketiga tahun ini. Dari jajaran yang dirilis, Samsung menjadi yang paling agresif dengan membawa tiga perangkat lipat sekaligus, sementara Huawei memanfaatkan momen ini untuk kembali meramaikan segmen flagship 5G setelah absen cukup lama.
Berikut rincian ketujuh ponsel yang sudah bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum memutuskan pembelian.
OPPO membuka bulan Agustus dengan varian baru dari Reno16 F yang sudah rilis pada awal Juli 2026. Edisi Eco Pack ini hadir tanpa pengisi daya di dalam kotak penjualan, sehingga banderolnya lebih rendah dari versi reguler.
Spesifikasi inti masih sama, termasuk baterai 7.000 mAh, kamera telefoto 50 MP, dan ketahanan IP69. Ponsel ini tersedia dalam satu opsi memori internal 256 GB dengan pilihan warna white dan violet.
Samsung menyapa penggemar ponsel lipat di pertengahan Agustus dengan Galaxy Z Flip8. Perangkat clamshell ini ditenagai prosesor Exynos 2600 dan memiliki sertifikasi IP48 yang membuatnya aman saat terkena cipratan air.
Berbeda dari pendahulunya, Galaxy Z Fold8 kali ini hadir dengan rasio layar yang cenderung melebar ke samping. Layar luar berukuran 5,5 inci dan layar dalam 7,6 inci.
Menariknya, ponsel ini menjadi salah satu perangkat Samsung pertama yang mengadopsi baterai silikon karbon. Teknologi ini memungkinkan kapasitas energi lebih besar tanpa menambah ketebalan bodi secara signifikan.
Bagi pengguna yang lebih menyukai format lipat memanjang ke atas, Samsung menyediakan Galaxy Z Fold8 Ultra. Perangkat ini membawa baterai silikon karbon berkapasitas 5.000 mAh, yang menjadi yang terbesar di jajaran Galaxy Z Fold series sejauh ini.
Performa Fold8 Ultra setara dengan Galaxy Z Fold8 karena keduanya sama-sama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Xiaomi tidak ingin ketinggalan dengan menghadirkan Redmi 17 4G di segmen entry-level. Daya tarik utamanya ada pada baterai 7.500 mAh yang dikombinasikan dengan layar 6,9 inci.
Ponsel ini juga masih menyediakan audio jack 3,5 mm yang semakin jarang ditemukan di kelas harganya, plus speaker stereo untuk pengalaman audio yang lebih imersif.
Huawei membuat gebrakan dengan meluncurkan dua ponsel 5G pertamanya di Indonesia yang langsung menyasar pasar flagship. Pura 90S Pro ditenagai prosesor Kirin 9030s dan memiliki modul kamera segitiga di bagian belakang.
Konfigurasi kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP, ultrawide 12,5 MP, dan telefoto 50 MP. Layarnya berukuran 6,6 inci dengan baterai 6.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 66 W.
Versi tertinggi dari lini Pura 90S ini hadir dengan layar lebih lega, yakni 6,9 inci. Kapasitas baterainya tetap 6.000 mAh, tetapi pengisian dayanya ditingkatkan menjadi 100 W sehingga waktu pengisian penuh lebih singkat.
Yang membuat Pro Max lebih istimewa adalah sektor kameranya. Kamera utamanya tetap 50 MP, namun didampingi ultrawide 40 MP dan telefoto 200 MP yang menghasilkan detail foto jarak jauh lebih tajam.
Ketujuh ponsel ini punya segmen pasar yang berbeda. OPPO Reno16 F 5G Eco Pack cocok untuk Anda yang menginginkan spek lengkap dengan harga lebih hemat dan sudah punya adaptor charger di rumah.
Xiaomi Redmi 17 4G menjadi pilihan rasional untuk kebutuhan harian dengan daya tahan baterai ekstrem. Sementara itu, tiga seri lipat Samsung melayani pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan form factor berbeda.
Untuk Huawei Pura 90S Pro dan Pro Max, keduanya menyasar pengguna yang mementingkan kemampuan fotografi dan sudah nyaman dengan ekosistem Huawei tanpa layanan Google.