KOTAMOBAGU — Turnamen terbuka Domino AP3BMR Cup 2026 resmi bergulir di Kotamobagu, Sabtu (29/8/2026). Kompetisi yang diinisiasi Aliansi Percepatan Pembentukan Provinsi Bolmong Raya (AP3BMR) ini mengusung tema "Lewat Domino Kita Eratkan Barisan, Wujudkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya".
Pembukaan turnamen ditandai secara simbolis oleh Asisten II Bidang Ekbang Setda Kotamobagu, Noval C. Manoppo. Ia hadir mewakili Wali Kota Kotamobagu dalam acara yang berlangsung selama dua hari, 29-30 Agustus 2026.
Dalam sambutan yang dibacakan Noval, Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang menggagas turnamen ini. Kegiatan tersebut dinilai bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.
“Atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah menggagas pelaksanaan kegiatan turnamen domino AP3BMR,” ujar Noval saat membacakan sambutan wali kota.
Menurutnya, olahraga domino mengajarkan banyak hal, mulai dari strategi, ketelitian, sportivitas, hingga kemampuan membangun komunikasi. Ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Turnamen ini mempertemukan peserta dari berbagai kalangan di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Mereka akan bertarung memperebutkan trofi serta uang pembinaan dengan total nilai mencapai jutaan rupiah.
Pembukaan acara turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu sekaligus penasihat AP3BMR, H. Djainuddin Damopolii. Kehadiran unsur TNI dan Polri juga tampak, yakni perwakilan Dandim 1303/Bolmong, Danramil 1303/02 Passi Kapten Inf Muyassir SIP, serta perwakilan Kapolres Kotamobagu dan Kajari Kotamobagu.
AP3BMR sengaja memilih olahraga domino sebagai medium untuk mengeratkan barisan warga. Kegiatan ini diharapkan mampu menyalurkan minat dan bakat masyarakat melalui aktivitas yang positif dan produktif.
Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang konsolidasi untuk terus menggaungkan wacana pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya. Melalui kegiatan yang melibatkan banyak peserta ini, pesan kebersamaan dan dukungan terhadap pembentukan provinsi baru diharapkan semakin menguat di tengah masyarakat.