Polda Sulut: Roycke Langie Pamit usai 1 Tahun 11 Bulan Pimpin, Jabat Astamaops Kapolri

Penulis: Ragil  •  Selasa, 01 September 2026 | 15:32:01 WIB
Irjen Pol Roycke Harry Langie memimpin apel pamit terakhir sebagai Kapolda Sulut di Mapolda Sulawesi Utara, Selasa (1/9/2026).

MANADO — Suasana haru menyelimuti apel pagi di Mapolda Sulawesi Utara, Selasa (1/9/2026). Apel tersebut menjadi momen pamit terakhir Irjen Pol Roycke Harry Langie sebagai Kapolda Sulut kepada seluruh jajarannya.

Momen itu dihadiri langsung oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta Manado, serta seluruh kapolres jajaran dan personel Polda Sulut.

Bertepatan dengan HUT ke-78 Polwan

Sebelum menyampaikan pesan perpisahan, Roycke sempat mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-78 kepada Korps Polisi Wanita (Polwan) yang diperingati setiap 1 September. Hari itu, menurutnya, memiliki arti tersendiri dalam perjalanan kariernya.

"Kalau dilihat dari kurikulum hari, saya mungkin apel pagi terakhir dengan teman-teman semua di sini. Terhitung secara kurikulum, saya bertugas 1 tahun 11 bulan 5 hari," ungkapnya di hadapan anggota.

Kenangan Kebersamaan dan Tiga Hal yang Dimaknai

Dalam arahannya, Roycke menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran yang telah bekerja sama selama masa tugasnya. Menurut dia, kondisi Sulawesi Utara yang kondusif merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel.

"Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh anggota. Karena melalui kebersamaan, ada tiga hal yang perlu kita maknai, kita telah bekerja bersama, kita telah berjuang bersama, dan kita telah bercita-cita bersama," tuturnya.

Ia menekankan bahwa kebersamaan menjadi kata kunci dalam setiap capaian yang diraih Polda Sulut selama ini.

Pesan untuk Jajaran dan Permohonan Maaf

Roycke menegaskan bahwa perpindahan tugasnya ke Mabes Polri bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan kelanjutan amanah di ruang tugas yang berbeda. Ia berpesan agar seluruh personel senantiasa menjaga keharmonisan dan kekompakan.

"Tetap jaga kebersamaan, tetap jaga kekompakan. Tidak ada kesuksesan tanpa kebersamaan dan silaturahmi. Mari kita pertahankan harga diri dan martabat institusi, serta terus memberikan yang terbaik untuk kemajuan Polri," tegasnya.

Menjelang akhir arahannya, Roycke memohon maaf atas segala kekurangan selama memimpin Polda Sulut. Ia juga meminta doa restu dari keluarga besar kepolisian di Sulawesi Utara agar langkahnya dalam menjalankan tugas baru selalu diberikan kelancaran dan perlindungan.

Setelah memimpin selama 1 tahun 11 bulan 5 hari, Roycke resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan di Polda Sulut dan bersiap melanjutkan pengabdiannya di tingkat nasional sebagai Astamaops Kapolri.

Reporter: Ragil
Sumber: beritamanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top