BOLSEL — Sebanyak 30 kilogram beras per kepala keluarga akan diterima warga Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid menghadiri langsung proses launching dan penyerahan bantuan di kantor Dinas Pertanian Bolsel, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program cadangan pangan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Perum Bulog. Bantuan menyasar rumah tangga yang masuk data Desil 1 hingga Desil 4 dari Kementerian Sosial.
Setiap keluarga penerima manfaat bakal memperoleh total 30 kilogram beras. Jumlah itu merupakan akumulasi dari penyaluran selama tiga bulan berjalan dengan mekanisme distribusi yang diatur Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Sosial setempat.
“Pemerintah memberikan bantuan pangan ini, semoga dapat membantu kita semua dalam mengatasi kenaikan harga beras sebagai dampak El Nino. Bantuan ini merupakan program pemerintah, dan diharapkan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” ujar Deddy Abdul Hamid.
Wabup turut mengapresiasi Perum Bulog yang diterjunkan langsung dalam proses distribusi. Apresiasi juga diberikan kepada jajaran TNI yang diminta mengawasi jalannya penyaluran agar tepat sasaran dan tertib.
Pelaksanaan di Kabupaten Bolsel tidak serentak. Tahap awal menyasar tiga kecamatan dengan pembagian wilayah sebagai berikut:
Untuk kecamatan lainnya, penyaluran menyusul sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. Pada kegiatan launching tersebut, lima orang penerima manfaat menerima bantuan secara simbolis.
Deddy menjelaskan, daftar penerima bantuan pangan ini bersumber langsung dari Kementerian Sosial. Pemerintah daerah tidak menentukan sendiri, melainkan mengacu pada data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Penetapan desil 1 sampai desil 4 menjadi dasar klasifikasi prioritas penerima. Beras yang disalurkan merupakan bentuk cadangan pangan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga.
Di luar penyaluran bantuan, tersiar kabar rencana pembangunan gedung Bulog di Kabupaten Bolsel. Rencana itu sudah memasuki tahap persiapan setelah sertifikat hibah tanah untuk pembangunan diterbitkan.
Gedung nantinya memiliki dua ruangan utama yang difungsikan untuk penyimpanan komoditas pangan, khususnya beras. Dengan hadirnya fasilitas ini, pemerintah berharap cadangan pangan daerah makin kuat dan distribusi kepada warga berjalan lebih optimal.
Hadir dalam kegiatan itu pimpinan cabang Bulog beserta jajaran, Sekretaris Camat Bolaang Uki, personel TNI, ASN ketahanan pangan, serta masyarakat penerima manfaat.