SULAWESI UTARA — Demam tifoid atau yang akrab disebut tipes memang bikin was-was, terutama soal urusan makan. Pasalnya, asupan yang salah justru bisa memperlambat penyembuhan atau memperparah kondisi. Kabar baiknya, menyiapkan makanan sehat untuk pasien tipes tidak harus mahal.
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menekankan bahwa kunci utama pemulihan ada pada kebersihan dan pemilihan bahan makanan. Prinsip utamanya: makanan harus higienis dan diolah sendiri di rumah untuk mencegah kontaminasi bakteri penyebab tipes.
dr Yaze menegaskan pentingnya menggunakan real food atau makanan utuh yang dicuci hingga benar-benar bersih. Menghindari jajan sembarangan selama masa penyembuhan adalah langkah krusial agar bakteri tidak masuk kembali ke dalam tubuh.
"Makanannya tinggi protein, tinggi serat, dan kalau bisa tetap harus makan probiotik," tutur dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).
Artinya, tiga komponen ini—protein, serat, dan probiotik—wajib ada dalam setiap piring pasien tipes.
Sering kali kita berpikir probiotik hanya bisa didapat dari yogurt atau produk kemasan impor yang harganya selangit. Anggapan ini perlu diluruskan.
"Probiotik itu enggak harus yang di kemasan, enggak harus yogurt. Kayak tempe, tahu, itu oke kok, enggak apa-apa. Tempe itu masih mengandung probiotik, jadi enggak harus beli makanan yang mahal untuk diet," jelasnya.
Tempe dan tahu yang mudah ditemukan di pasar dengan harga bersahabat justru menjadi sumber probiotik alami yang ampuh. Kandungan ini penting untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, terutama setelah infeksi.
Selain probiotik, kebutuhan serat harian tidak boleh terlewat. Idealnya, tubuh pasien tipes membutuhkan sekitar 25 hingga 30 gram serat per hari untuk mendukung kesehatan pencernaan.
dr Yaze membagikan skema pembagian porsi yang mudah diikuti para ibu di rumah:
"Kebutuhan serat kita sekitar 25-30 gram. Itu biasanya dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari berupa sayuran sama buah-buahan. Porsinya kalau sayuran tiga, kalau buah-buahan porsinya dua," pungkas dr Yaze.
Menu sehat memang membantu, tapi jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari seperti demam tinggi berkelanjutan, nyeri perut hebat, atau muncul perdarahan, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan medis tetap menjadi prioritas utama sebelum mengandalkan pengaturan pola makan.
Merawat pasien tipes di rumah memang penuh tantangan. Namun dengan panduan menu yang higienis, kaya protein, dan penuh serat dari bahan lokal murah, proses pemulihan bisa berjalan lebih lancar. Tubuh yang kuat dimulai dari makanan yang tepat.