MANADO — Empat kabupaten di Sulawesi Utara resmi berstatus Siaga dalam Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis (PDKM) periode Dasarian I September 2026. Status ini berlaku untuk Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, dan Kepulauan Sitaro.
Kepala Stasiun Klimatologi Manado Sulawesi Utara, Aris Yunatas, menyampaikan bahwa kategori Siaga Kekeringan Meteorologis mencakup 14 kabupaten/kota. Selain empat daerah tersebut, kategori ini juga meliputi Kota Kotamobagu, Bitung, Manado, Tomohon, serta Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Kategori Waspada PDKM mencakup 10 kabupaten/kota, yakni Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Bitung, Manado, Minahasa, Minahasa Tenggara, dan Minahasa Utara.
Klasifikasi ini dikeluarkan BMKG berdasarkan prediksi curah hujan yang sangat rendah pada periode tersebut. Kondisi itu berpotensi mengurangi ketersediaan air permukaan dan tanah di sejumlah wilayah.
BMKG mengimbau warga tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat hembusan angin kuat. Membuang puntung rokok sembarangan juga masuk daftar larangan untuk mencegah kebakaran lahan.
"Kami berharap warga mematuhi sejumlah rekomendasi menyikapi kondisi meteorologis di sejumlah kabupaten dan kota," ajak Aris.
Masyarakat juga dianjurkan lebih hemat menggunakan air bersih demi menjaga cadangan air sehari-hari. Langkah ini dinilai penting mengingat prediksi curah hujan yang sangat rendah pada Dasarian I September 2026.
Aris menambahkan, warga yang membutuhkan informasi lebih rinci terkait iklim, prediksi cuaca, dan peringatan dini dapat menghubungi Kantor Unit Pelaksana Teknis BMKG terdekat. "Apabila memerlukan informasi lebih rinci terkait informasi iklim, prediksi cuaca dan peringatan dini, dapat menghubungi Kantor Unit Pelaksana Teknis BMKG terdekat," ucap Aris.