Kapolda Sulawesi Utara yang baru, Brigjen Pol Yudo Hermanto, mengajak seluruh pemangku kepentingan di Manado dan daerah sekitarnya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di provinsi berpenduduk lebih dari 2,7 juta jiwa tersebut. Ajakan itu disampaikan Yudo saat acara Kenal Pamit Kapolda Sulut dari pejabat sebelumnya, Irjen Pol Roycke H. Langie, di Manado, Kamis. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas bukan hasil kerja perorangan, melainkan buah dari kerja sama tim yang solid.
MANADO — Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Yudo Hermanto memulai tugasnya dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam acara Kenal Pamit Kapolda Sulut di Manado, Kamis, ia meminta doa restu, dukungan, serta sinergi dari seluruh jajaran anggota Polda Sulut, pimpinan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan stakeholder terkait.
"Suksesnya kepemimpinan dan keberhasilan kita menjaga kamtibmas bukan berasal dari kerja perorangan, melainkan hasil dari kerja sama tim yang solid dan kompak," kata Kapolda Yudo di Manado, Kamis.
Brigjen Pol Yudo juga berkomitmen melanjutkan seluruh program positif yang telah dicanangkan pejabat pendahulu. Menurutnya, keberlanjutan program itu penting untuk mendukung pembangunan nasional dan program-program pemerintah di wilayah Sulawesi Utara.
Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin baik selama ini tetap terjaga. "Semoga tali silaturahmi yang telah terjalin baik ini dapat terus terjaga. Mari bersama-sama kita jaga situasi kamtibmas di Sulawesi Utara agar tetap aman dan kondusif," harap Kapolda.
Kapolda sebelumnya, Irjen Pol DR. Roycke H. Langie, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas dukungan seluruh elemen masyarakat serta jajaran kepolisian selama masa pengabdiannya di tanah kelahirannya. Ia menegaskan tiga momentum penting selama memimpin Polda Sulut: kebersamaan dalam cita-cita, kebersamaan dalam bekerja, dan kebersamaan dalam perjuangan.
"Sebagai putra asli Sulawesi Utara, saya meminta dengan hati yang paling dalam agar dukungan, kerja sama, dan hal-hal terbaik yang telah diberikan kepada saya dapat diteruskan, bahkan ditingkatkan kepada Bapak Kapolda yang baru," ujarnya.
"Tidak ada kesuksesan tanpa kebersamaan. Seluruh masyarakat Sulawesi Utara adalah bagian dari keberhasilan tugas saya di sini. Perpisahan tugas ini bukan akhir, melainkan langkah untuk membangun silaturahmi dan kebersamaan yang lebih luas," tambahnya.
Roycke meninggalkan Polda Sulut untuk menjabat sebagai Astamaops Kapolri di Mabes Polri. Ia memohon doa restu dari seluruh jajaran dan masyarakat Sulawesi Utara untuk menjalankan amanah baru tersebut, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama bertugas.
Acara Kenal Pamit yang digelar Polda Sulawesi Utara menjadi penanda serah terima jabatan dari Roycke kepada Brigjen Pol Yudo Hermanto. Seluruh jajaran Polda Sulut diharapkan langsung menyesuaikan diri dengan kepemimpinan baru demi menjaga stabilitas keamanan di provinsi berpenduduk lebih dari 2,7 juta jiwa itu.