Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat lewat program di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan lingkungan hidup. Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyebut revitalisasi 50 sekolah dan percepatan intervensi gizi terpadu sebagai dua langkah utama yang menyentuh langsung warga di provinsi berpenduduk lebih dari 2,7 juta jiwa itu.
MANADO — Pemprov Sulawesi Utara menempatkan empat sektor pelayanan dasar sebagai prioritas pembangunan tahun ini. Gubernur Yulius Selvanus mengatakan pemerintah daerah memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Di sektor pendidikan, Pemprov Sulut memperkuat pondasi sumber daya manusia masa depan melalui kehadiran SMA Taruna Nusantara Langowan, Kabupaten Minahasa. Sekolah itu menjadi salah satu penopang utama penyiapan generasi muda daerah.
Selain itu, pemerintah provinsi merevitalisasi 50 sekolah. Langkah ini untuk memastikan sarana dan prasarana pembelajaran yang aman, nyaman, dan modern bagi siswa.
"Di sektor pendidikan, pemerintah daerah memperkuat pondasi sumber daya manusia masa depan melalui kehadiran SMA Taruna Nusantara Langowan, Kabupaten Minahasa," kata Yulius.
Di bidang kesehatan, Pemprov Sulut mempercepat intervensi gizi terpadu. Penanganan dilakukan lewat intervensi gizi spesifik maupun sensitif untuk menekan prevalensi stunting.
Pemerintah daerah juga mengoptimalkan aksesibilitas rumah sakit rujukan provinsi. Distribusi ketersediaan obat-obatan dan penempatan tenaga medis diarahkan merata hingga ke wilayah pelosok.
"Pemerintah daerah mengoptimalkan aksesibilitas rumah sakit rujukan provinsi, mendistribusikan ketersediaan obat-obatan, serta menempatkan tenaga medis secara merata hingga ke wilayah pelosok," ujarnya.
Pemprov Sulut meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal melalui program peningkatan keterampilan terarah di Balai Latihan Kerja (BLK). Program ini menyasar warga yang hendak bersaing di sektor industri dan jasa.
Yulius menyebut penyiapan sumber daya manusia daerah diarahkan agar mampu memenangkan persaingan kerja di tingkat nasional maupun global.
"Kami juga menyiapkan sumber daya manusia daerah agar mampu memenangkan persaingan kerja di sektor industri dan jasa nasional maupun global," ujar Yulius.
Di bidang lingkungan hidup, Pemprov Sulut berkomitmen menjaga keberlanjutan melalui pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI. Program ini dijadikan tolok ukur pengelolaan lingkungan daerah.
Yulius berharap seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Utara terus memperkuat kerja sama untuk mendorong pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.