SULAWESI UTARA — Penurunan ini tergolong tipis, hanya sekitar 0,08 persen. Namun bagi investor emas, pergerakan harian tetap jadi acuan penting sebelum memutuskan beli atau jual.
Harga buyback emas Antam juga turun Rp2.000 per gram menjadi Rp2.452.000 per gram. Buyback adalah harga yang dipakai Antam ketika membeli kembali emas dari pelanggan.
Selisih antara harga jual dan buyback saat ini mencapai Rp150.000 per gram. Bagi investor yang baru membeli dan ingin menjual kembali dalam waktu singkat, selisih itu menjadi pertimbangan utama karena harus ditutup kenaikan harga terlebih dahulu.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.010/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli umum yang tidak menyertakan NPWP. Pembeli yang menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak berhak atas tarif lebih rendah, yakni 0,25 persen.
Setiap transaksi di butik resmi Logam Mulia disertai bukti potong PPh 22. Dokumen ini penting disimpan, terutama jika emas tersebut akan dijual kembali atau dilaporkan sebagai aset.
Antam menyediakan emas dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Berikut daftar harga selengkapnya per Senin, 14 September 2026:
Emas ukuran kecil seperti 0,5 gram dan 1 gram tetap jadi pilihan populer untuk investor pemula karena modalnya terjangkau. Sementara ukuran besar biasanya dipilih untuk tujuan investasi jangka panjang atau lindung nilai aset.
Penurunan Rp2.000 per gram nyaris tidak berarti dibandingkan harga emas yang sudah berada di atas Rp2,6 juta per gram. Fluktuasi sebesar ini biasa terjadi dan tidak selalu menandakan tren turun jangka panjang.
Bagi yang berencana membeli, koreksi kecil seperti ini bisa jadi momen akumulasi bertahap. Bagi yang ingin menjual, harga buyback Rp2.452.000 per gram masih memberi ruang keuntungan jika emas dibeli beberapa bulan lalu saat harga lebih rendah.
Antam sendiri merupakan satu-satunya perusahaan yang memproduksi emas batangan bersertifikat di Indonesia melalui unit bisnis Logam Mulia. Harga emas Antam dipengaruhi pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan permintaan pasar domestik.