SULAWESI UTARA — Umur HP Android tidak dihitung dari berapa lama perangkat dipakai sejak dibeli. Ada dua hal yang jadi patokan, yakni usia produksi atau tanggal rilis dan masa dukungan resmi yang diberikan pabrikan.
Setiap ponsel Android punya semacam tanggal kedaluwarsa. Setelah lewat batas itu, perangkat tidak lagi menerima pembaruan rutin agar tetap nyaman dipakai sehari-hari. Kondisi ini dikenal sebagai end of life, dan sedikit sekali pengguna yang tahu kapan persisnya terjadi pada ponsel mereka.
Setelah melewati batas umur, HP tidak otomatis mati. Perangkat tetap berfungsi, tapi semakin rentan terhadap upaya peretasan dan serangan malware karena tidak lagi mendapat perlindungan rutin.
Pembaruan di HP Android umumnya terbagi dua kategori. Pertama, pembaruan versi Android yang dirilis Google setiap tahun untuk menghadirkan fitur baru dan peningkatan sistem. Jika ini terhenti, sejumlah aplikasi versi terbaru bisa tidak lagi kompatibel dengan perangkat lama.
Kedua, pembaruan keamanan yang dirilis sepanjang tahun. Fungsinya memperbaiki celah keamanan, mengatasi bug, dan melindungi perangkat dari potensi ancaman. Tanpa keduanya, risiko HP disusupi meningkat dari waktu ke waktu, bahkan saat semuanya tampak normal di permukaan.
Masing-masing pabrikan punya kebijakan masa dukungan yang tidak sama. HP kelas atas seperti Samsung Galaxy S26 atau Google Pixel terbaru bisa mendapat pembaruan sistem dan keamanan hingga tujuh tahun.
Model kelas menengah seperti Xiaomi dan Motorola umumnya hanya memberi dukungan sekitar tiga tahun sejak perangkat dirilis. Beberapa produsen memang sudah memperpanjang jangka waktu dukungan dalam beberapa tahun terakhir, tapi perangkat lama tidak selalu mendapat perlakuan yang sama.
Situs ini juga memakai peringatan warna kuning dan merah untuk menandai kapan suatu perangkat mendekati akhir masa dukungan atau sudah mencapainya. Penanda kuning berarti masa dukungan tinggal sedikit lagi, sementara merah menandakan perangkat sudah melewati batas dan tidak lagi menerima pembaruan.
Bagi pengguna yang memakai HP lebih dari tiga tahun, pengecekan ini membantu memutuskan apakah perangkat masih layak dipakai untuk aktivitas sensitif seperti mobile banking atau transaksi digital. Aplikasi perbankan dan dompet digital umumnya menuntut sistem operasi dengan patch keamanan terbaru.
Pelaku bisnis digital dan tim IT di perusahaan juga perlu memperhatikan hal ini saat menyusun kebijakan perangkat karyawan. HP yang sudah lewat masa dukungan sebaiknya tidak dipakai untuk mengakses data perusahaan atau akun kerja.
Bagi pengguna yang ingin memperpanjang usia pakai, memilih model dengan komitmen pembaruan panjang seperti lini Pixel atau Galaxy S terbaru menjadi pertimbangan tersendiri. Sebab, masa dukungan yang lebih lama berarti perangkat bisa dipakai lebih aman dalam jangka waktu yang lebih panjang.