SANGIHE — Ketua DPC PDIP Sangihe Denny Roy Tampil menegaskan pihaknya berada dalam satu garis komando dengan pimpinan pusat dan siap menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dipimpin langsung Megawati Soekarnoputri. Ia menyebut persiapan menyambut kedatangan Ketua Umum itu melibatkan pengurus DPC, PAC, hingga kader di tingkat bawah.
Kegiatan konsolidasi besar-besaran PDIP Sulawesi Utara dijadwalkan berlangsung di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Kabupaten Minahasa. Selain konsolidasi, agenda tersebut mencakup pelantikan sekitar 10.000 pengurus dan struktur PDIP se-Sulawesi Utara.
Menurut DRT, pertemuan akbar tersebut menjadi titik penguatan semangat perjuangan kader sekaligus ajang mempererat soliditas partai di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Ia menilai kehadiran langsung Ketua Umum memberi arah bagi kerja-kerja organisasi di tingkat bawah.
"Ini merupakan momentum penting bagi seluruh kader PDI Perjuangan di Sulawesi Utara untuk memperkuat semangat perjuangan dan mempererat soliditas partai. Kami di Sangihe siap hadir dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri," ujar DRT.
Politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Sangihe itu menyatakan PDIP Sangihe terus berbenah dan membangun konsolidasi organisasi. Tujuannya memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput.
"Seluruh kader harus tetap solid, disiplin, dan fokus menjalankan tugas-tugas partai. Kami terus memperkuat konsolidasi dari tingkat kabupaten hingga desa agar PDI Perjuangan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai kebutuhan rakyat," tegasnya.
DRT menambahkan, kedekatan dengan masyarakat menjadi ukuran kerja partai di daerah. Menurutnya, struktur yang rapi di tingkat desa memudahkan partai menyerap aspirasi warga.
Ketua DPC PDIP Sangihe itu menyatakan mendukung penuh seluruh program dan amanat partai yang ditetapkan pimpinan pusat. Ia menempatkan kesetiaan kader pada garis partai sebagai kewajiban organisasi.
"Kami siap menjalankan setiap amanat partai dengan penuh tanggung jawab. Sebagai kader, kami memiliki kewajiban untuk menjaga marwah partai, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta memastikan program-program kerakyatan yang menjadi visi PDI Perjuangan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," pungkas DRT.
Konsolidasi PDIP Sulawesi Utara menyusul rangkaian persiapan di tingkat kabupaten dan kota. Sangihe menjadi salah satu daerah kepulauan yang mengirim perwakilan pengurus dan kader ke Tondano.