MINAHASA UTARA — Program PAHLAWAN menyasar langsung warga kepulauan yang selama ini menanggung harga kebutuhan pokok lebih tinggi dibanding wilayah daratan Minahasa Utara. Dinas Perdagangan menyalurkan subsidi pada sembilan jenis bahan pangan, mulai beras hingga cabai rawit.
Selisih harga muncul karena panjangnya rantai distribusi ke pulau-pulau di Kecamatan Likupang Barat. Ongkos kirim antarpulau menjadi komponen yang membebani harga jual di tingkat warga.
Warga Desa Kinabuhutan dapat menebus kebutuhan dapur dengan harga khusus yang ditetapkan Dinas Perdagangan Minahasa Utara:
Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara, Maximilian Tapada, menyebut pasar murah sebagai instrumen perlindungan sosial bagi warga kepulauan. Menurut dia, masyarakat pulau berhak mendapat akses pangan yang setara dengan warga daratan.
"Fokus kami adalah memastikan pemerataan akses pangan. Masyarakat kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini juga menjadi strategi kunci pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi di Minahasa Utara," tegas Maximilian.
Subsidi langsung dinilai lebih efektif ketimbang menunggu harga pasar turun sendiri. Pemkab Minut memotong biaya logistik yang selama ini menjadi penyebab utama disparitas harga antarpulau.
Antusiasme warga Desa Kinabuhutan terhadap operasi pasar ini tinggi. Hukum Tua Desa Kinabuhutan, Marsel Papilaya, menilai intervensi pemerintah tepat sasaran untuk menyelamatkan daya beli masyarakat desa.
"Beban biaya distribusi yang selama ini menjadi kendala warga kami akhirnya bisa ditekan melalui program ini. Mewakili masyarakat Desa Kinabuhutan, kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Minut. Kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya untuk menjamin kebutuhan dapur warga tetap terpenuhi," ungkap Anto.
Pemerintah desa berharap operasi pasar bersubsidi ini menjadi agenda rutin. Fluktuasi harga pangan dan cuaca laut disebut sebagai ancaman utama ketahanan pangan warga kepulauan.
Dinas Perdagangan belum memastikan jadwal pasar murah berikutnya. Program PAHLAWAN menjadi salah satu cara Pemkab Minut menjangkau desa-desa pulau yang selama ini jarang tersentuh operasi pasar.