Pemprov Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Lapangan Tikala Manado, Salurkan 5,32 Ton Beras ke Kepulauan

Penulis: Ragil  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:17:31 WIB
Warga memadati Lapangan Tikala, Manado, dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemprov Sulawesi Utara.

MANADO — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang hadir mewakili Gubernur Yulius Selvanus dan membacakan sambutan gubernur di hadapan warga yang memadati Lapangan Tikala. Dalam sambutan tersebut, Yulius menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan Gerakan Pangan Murah.

Menurut gubernur, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Warga diajak memanfaatkan momentum itu untuk berbelanja kebutuhan pangan keluarga dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Harga di Bawah Pasar, Sasaran Pengendalian Inflasi Sulut

Gerakan Pangan Murah di Lapangan Tikala diharapkan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu pengendalian inflasi di Sulawesi Utara. "Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta membantu pengendalian inflasi di Sulawesi Utara," demikian disampaikan Tahlis saat membacakan sambutan gubernur.

Operasi pasar murah ini bukan langkah pertama di Sulut. Sebelumnya, intervensi harga pangan serupa digelar Bank Indonesia bersama Pemprov Sulut. Pola kolaborasi itu yang ingin diperkuat pemerintah provinsi ke depan.

Yulius berharap kolaborasi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

5,32 Ton Beras untuk Miangas, Talaud, dan Sangihe

Di luar gelaran pasar murah, Pemprov Sulut melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Miangas dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2026. Kepala Dinas Pangan Sulut Rahel Rotinsulu menyebut kunjungan itu sekaligus menyalurkan bantuan beras bagi warga kepulauan.

Rincian bantuannya: 2,32 ton beras untuk Pulau Miangas, 1,5 ton untuk Kabupaten Kepulauan Talaud, dan 1,5 ton untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe. Total bantuan beras yang disalurkan mencapai 5,32 ton.

Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pangan bagi masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan dan perbatasan. Wilayah seperti Miangas menghadapi persoalan distribusi yang berbeda dari daratan Manado.

Kunjungan Gubernur ke Wilayah Perbatasan

Gubernur Yulius Selvanus sebelumnya juga berkunjung ke wilayah kepulauan untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat. Bantuan yang dibawa mencakup beras dan sejumlah kebutuhan warga di Miangas.

Melalui Gerakan Pangan Murah dan penyaluran bantuan beras, Pemprov Sulut menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan serta mendukung keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat. Dua jalur ditempuh bersamaan: menekan harga di pasar dan menjangkau warga yang paling sulit diakses distribusi pangan.

Reporter: Ragil
Sumber: beritamanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top