Pencarian

KAGAMA Sulbar Dorong Percepatan Kolaborasi Strategis UGM–Pemprov Sulbar

Senin, 19 Januari 2026 • 14:43:33 WIB
KAGAMA Sulbar Dorong Percepatan Kolaborasi Strategis UGM–Pemprov Sulbar
KAGAMA Sulbar Dorong Percepatan Kolaborasi Strategis UGM–Pemprov Sulbar

JAKARTA - Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pembangunan Sulawesi Barat berkat peran aktif Pengurus Daerah KAGAMA Sulbar. 

Organisasi alumni UGM ini memfasilitasi percepatan kerja sama antara Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Langkah ini menegaskan posisi KAGAMA sebagai jembatan strategis antara akademisi dan pemerintahan.

Komunikasi intensif antara Pengda KAGAMA Sulbar dan gubernur setempat menjadi titik awal dari inisiatif kolaborasi. Ide kerja sama ini kemudian disampaikan ke Pengurus Pusat KAGAMA agar mendapat dukungan kelembagaan.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa alumni memiliki peran penting dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah.

Momentum ini berpuncak pada kunjungan Rektor UGM beserta rombongan ke Mamuju. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman yang menegaskan kesiapan kedua pihak bekerja sama. 

Acara ini menjadi simbol awal penguatan hubungan kelembagaan dan langkah strategis untuk pembangunan Sulawesi Barat.


Komunikasi dan Koordinasi sebagai Kunci Kolaborasi

Pengda KAGAMA Sulbar terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memastikan langkah konkret kerja sama. 

Diskusi mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia. Pendekatan ini memperlihatkan pentingnya sinergi antar lembaga untuk hasil yang lebih optimal.

Koordinasi juga melibatkan Pengurus Pusat KAGAMA untuk menyelaraskan rencana kerja sama dengan Rektorat UGM. 

Respon positif dari pihak universitas menunjukkan kesiapan akademisi untuk mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi yang terstruktur. Keberhasilan komunikasi lintas lembaga ini menegaskan pentingnya peran alumni dalam menjembatani kepentingan akademik dan pemerintah.

Keterlibatan aktif KAGAMA Sulbar dalam koordinasi tidak hanya mempercepat proses kerja sama, tetapi juga memastikan setiap program memiliki tujuan yang jelas. 

Diskusi mendalam mengenai rencana kegiatan dan prioritas pembangunan daerah menjadi fondasi bagi kolaborasi jangka panjang. Langkah ini menunjukkan profesionalisme dan komitmen alumni terhadap kemajuan Sulawesi Barat.


Kunjungan Rektor UGM sebagai Momentum Strategis

Kehadiran Rektor UGM di Mamuju menandai titik penting dalam realisasi kerja sama kelembagaan. Kunjungan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi sarana dialog langsung antara universitas dan pemerintah provinsi. Diskusi mencakup peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang strategis.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani memperkuat komitmen kedua pihak untuk menjalin kolaborasi yang berkelanjutan. 

Rektor UGM dan Pemprov Sulawesi Barat sepakat untuk mengembangkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat setempat. Momentum ini menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih luas dan terstruktur.

Kehadiran pimpinan universitas di lapangan memberikan nilai tambah berupa pemahaman langsung terhadap kebutuhan daerah. 

Hal ini mempermudah penyusunan program akademik dan riset yang relevan dengan kondisi lokal. Dengan pendekatan ini, kerja sama dapat berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Barat.


Manfaat Kolaborasi untuk Pengembangan SDM

Ketua Pengda KAGAMA Sulbar menekankan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. 

Kolaborasi dengan UGM diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia secara simultan. Hal ini menjadi fondasi penting untuk menjawab tantangan pembangunan daerah melalui pendidikan berkualitas dan riset aplikatif.

Program yang dijalankan mencakup afirmasi penerimaan mahasiswa berprestasi asal Sulawesi Barat di UGM. Selain itu, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat seperti KKN tematik akan memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa. 

Sinergi ini juga mendukung pendampingan kebijakan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan sehingga keputusan pemerintah lebih terinformasi dan efektif.

Dengan pendekatan ini, kolaborasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas SDM lokal. Alumni yang berperan sebagai mediator memberikan arahan dan pengalaman berharga dalam implementasi program. 

Langkah strategis ini membuktikan bahwa kemajuan daerah dapat dicapai melalui sinergi akademik dan pemerintahan.


Harapan untuk Pembangunan Sulawesi Barat

Sinergi antara UGM dan Pemprov Sulawesi Barat diharapkan mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Keterlibatan alumni melalui KAGAMA Sulbar memperlihatkan kontribusi nyata dalam menjembatani kepentingan akademik dan pemerintahan. 

Kehadiran langsung Rektor UGM menjadi simbol penguatan hubungan kelembagaan dan awal kolaborasi jangka panjang.

Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan program pendidikan dan riset yang relevan dengan kebutuhan lokal. Diharapkan pula dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan kapasitas SDM daerah. Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, Sulawesi Barat memiliki peluang untuk maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks