Pencarian

Pegadaian Kanwil V Manado Dukung HBII-PTI 2026, Ratusan Orang Terlibat Ciptakan Komunikasi Setara di Sulut

Rabu, 30 September 2026 • 15:12:01 WIB
Pegadaian Kanwil V Manado Dukung HBII-PTI 2026, Ratusan Orang Terlibat Ciptakan Komunikasi Setara di Sulut
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado Maksun mendukung pelaksanaan HBII dan PTI 2026 di Sulawesi Utara.

PT Pegadaian Kantor Wilayah V Manado mendukung peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) dan Pekan Tuli Internasional (PTI) 2026 di Sulawesi Utara untuk menciptakan komunikasi setara dan inklusif. Kegiatan yang melibatkan ratusan orang dari komunitas tuli, juru bahasa isyarat, masyarakat umum, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta itu mengangkat tema "Mendeklarasikan Hak Asasi Manusia untuk tuli" dan "Deaf Culture Is a Human Right". Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pegadaian mendorong lingkungan yang lebih inklusif di daerah itu.

MANADO — Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Manado Maksun menyatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan HBII dan PTI 2026 di Sulawesi Utara. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang edukasi dan kolaborasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak, identitas, serta budaya tuli.

Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap bahasa isyarat dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membuka akses komunikasi dan informasi yang lebih setara. Pegadaian Kanwil V Manado turut mengambil bagian dalam membangun ruang kolaborasi yang menghargai keberagaman.

Dua Tema Besar yang Diangkat

HBII 2026 mengangkat tema "Mendeklarasikan Hak Asasi Manusia untuk tuli", sedangkan PTI 2026 mengusung tema "Deaf Culture Is a Human Right". Kedua tema tersebut menekankan pentingnya pengakuan terhadap hak, identitas, dan budaya tuli.

Termasuk penggunaan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) sebagai bagian dari upaya menciptakan komunikasi yang setara dan inklusif. Bisindo sendiri memiliki peran penting bagi komunitas tuli, bukan hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan budaya tuli.

Ratusan Orang Lintas Sektor Terlibat

Ratusan orang dilibatkan dalam kegiatan ini, mulai dari komunitas tuli, juru bahasa isyarat, masyarakat umum, hingga perwakilan instansi pemerintah dan swasta. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) Sulawesi Utara, DPD Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Sulawesi Utara, dan FIPP UNIMA.

Harapan agar Tidak Berhenti Seremonial

Maksun mengharapkan agar kegiatan HBII dan PTI 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan itu harus dapat memperkuat kolaborasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk membangun ekosistem yang semakin inklusif dan berkelanjutan," kata Maksun.

Melalui dukungan terhadap kegiatan tersebut, Pegadaian Kanwil V Manado turut mendorong partisipasi masyarakat tuli dalam bidang sosial, pendidikan, budaya, dan kemasyarakatan.

Kegiatan HBII dan PTI 2026 di Sulawesi Utara diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat bahwa identitas, budaya, bahasa isyarat, serta hak masyarakat tuli merupakan bagian dari keberagaman dan hak asasi manusia.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks