Pencarian

Bupati Minut Joune Ganda Sebut Pancasila Perekat Keberagaman Usai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 01 Oktober 2026 • 09:16:31 WIB
Bupati Minut Joune Ganda Sebut Pancasila Perekat Keberagaman Usai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Kantor Bupati Minut.

MINAHASA UTARA — Upacara Bendera Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Kantor Bupati Minahasa Utara berlangsung dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Joune Ganda menyoroti peran ideologi negara dalam merawat keberagaman yang menjadi realitas bangsa.

Menurutnya, Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau serta beragam suku, agama, dan ras sangat rentan terpecah jika tidak diikat oleh nilai luhur Pancasila.

Pancasila Dinilai Jadi Fondasi Kokoh Penyatuan Bangsa

Joune Ganda menegaskan bahwa keberagaman yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia tetap menyatu karena Pancasila. Ia menyebut hal itu sebagai bukti nyata bahwa Pancasila adalah fondasi yang kokoh bagi Republik Indonesia.

"Dari Sabang sampai Merauke, kita terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan tersebar di ribuan pulau, namun tetap menyatu karena Pancasila. Ini bukti nyata bahwa Pancasila adalah fondasi yang kokoh," tegas Joune Ganda.

Pesan kebangsaan itu disampaikan langsung usai ia memimpin jalannya upacara. Fokusnya bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan agar nilai Pancasila dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan Jadikan Pancasila Pedoman Konkret Berinteraksi Sosial

Bupati Minut mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pancasila sebagai modal dasar dan pedoman konkret dalam berinteraksi sosial. Jika keberagaman dikelola dan disatukan melalui nilai-nilai Pancasila secara konsisten, ia optimistis hal itu bertransformasi menjadi semangat penggerak cita-cita bangsa.

Menurutnya, cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur hanya bisa diwujudkan jika nilai kebangsaan itu benar-benar hidup di tengah masyarakat, bukan berhenti di tataran upacara.

Penanaman Ideologi Diminta Berlanjut Lintas Generasi

Untuk memastikan fondasi kebangsaan tidak terputus, Joune Ganda mendorong penanaman ideologi ini terus ditularkan sebagai pedoman hidup lintas generasi. Proses itu dimulai dari bangku sekolah hingga lingkungan keluarga.

Langkah tersebut dinilai penting agar generasi berikutnya tetap memiliki pegangan dalam menghadapi keberagaman yang menjadi ciri khas Indonesia. Upacara di Lapangan Kantor Bupati Minut menjadi titik awal penegasan pesan itu di lingkungan pemerintahan dan masyarakat setempat.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: totabuan.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks