BOLANGITANG — Delapan kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan yang dibuka oleh Plt. Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh, diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fadly T. Usup. Komoditas yang disediakan mencakup beras lokal, beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, bawang merah, telur, dan tepung terigu.
Daftar Harga Bersubsidi di Balai Desa Jambusarang
Beras kemasan 5 kilogram dijual Rp 60.000, sementara beras SPHP Rp 58.000 per kemasan. Minyak goreng 2 liter dipatok Rp 30.000 dan gula pasir 2 kilogram Rp 24.000.
Untuk bumbu dapur, cabai rawit seperempat kilogram dijual Rp 25.000 dan bawang merah setengah kilogram Rp 15.000. Telur 10 butir tersedia Rp 15.000, sedangkan tepung terigu Rp 10.000 per paket.
Seluruh komoditas tersebut disediakan dengan harga bersubsidi di bawah harga pasar, sehingga warga bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan biaya lebih ringan.
Alasan Pemerintah Turun Tangan Saat Harga Bahan Pokok Naik
Fadly menyampaikan bahwa pasar murah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama ketika harga bahan pokok mengalami kenaikan.
"Pemerintah perlu hadir dan mengambil langkah nyata agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terlalu terbebani oleh tingginya harga barang," ujarnya dalam sambutan.
Lewat subsidi tersebut, Pemkab Boltara berharap pengeluaran rumah tangga dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya daerah mengendalikan inflasi.
Enam Kecamatan Jadi Sasaran Tahap Kedua
Pasar murah bersubsidi tahap kedua direncanakan berlangsung di enam kecamatan di wilayah Boltara. Perluasan lokasi itu diharapkan membuat manfaat program dirasakan lebih banyak warga.
Kegiatan di Jambusarang turut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Kapolsek Bolangitang, Sekretaris Kecamatan Bolangitang Barat, dan Sangadi Jambusarang.
Masyarakat penerima manfaat juga hadir langsung sejak kegiatan dibuka. Pemkab Boltara berharap kestabilan harga kebutuhan pokok tetap terjaga dan warga terbantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.