MANADO — Richard Sualang menekankan bahwa ASN tidak hanya bertugas sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang menginternalisasi ideologi negara dalam keseharian. Menurutnya, pembudayaan Pancasila harus dimulai dari lingkungan birokrasi sebelum menyebar ke masyarakat luas.
"ASN adalah contoh nyata bagi warga. Jika mereka sudah memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, maka masyarakat akan mudah mengikuti," ujar Richard dalam keterangan yang diterima, Senin.
Richard menilai posisi ASN yang tersebar hingga ke kelurahan membuat mereka memiliki akses langsung ke komunitas. Mulai dari kegiatan posyandu, musrenbang, hingga pelayanan administrasi kependudukan, semua menjadi momen untuk menanamkan nilai gotong royong, musyawarah, dan keadilan sosial.
Ia menambahkan, pembudayaan Pancasila tidak bisa hanya dilakukan melalui seremoni atau upacara bendera. Justru pendekatan melalui aksi nyata seperti gotong royong membersihkan lingkungan, musyawarah di RT/RW, dan pelayanan tanpa diskriminasi lebih efektif.
Richard menginstruksikan setiap kepala dinas dan camat untuk merancang program kerja yang secara eksplisit memuat penguatan nilai Pancasila. Tidak hanya dalam dokumen perencanaan, tetapi juga dalam implementasi sehari-hari di lapangan.
"Saya minta ada indikator penilaian kinerja yang mengukur sejauh mana ASN mampu menjadi teladan. Bukan sekadar hafal butir-butir Pancasila, tapi mampu menerapkannya dalam pengambilan keputusan dan pelayanan," tegasnya.
Sekretaris Daerah Kota Manado menyambut baik arahan tersebut. Pihaknya akan segera menyusun pedoman teknis yang bisa dijadikan acuan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkot Manado. Pedoman ini direncanakan rampung dalam waktu dekat dan akan disosialisasikan melalui rapat koordinasi pimpinan perangkat daerah.
Langkah ini dinilai penting mengingat Manado sebagai ibu kota provinsi memiliki keragaman budaya dan agama yang tinggi. Nilai toleransi dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila menjadi perekat sosial yang harus terus diperkuat di tengah dinamika masyarakat perkotaan.