Hutama Karya Pulihkan Pasokan Air Bersih 21.082 Rumah di Sumbar Pascabanjir Bandang

Penulis: Fajar  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:29 WIB
Tim Hutama Karya memperbaiki jaringan SPAM Palukahan yang terdampak banjir bandang di Kota Padang.

SULAWESI UTARA — Banjir bandang yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025 menyebabkan kerusakan parah pada jaringan perpipaan dan fasilitas penyediaan air minum. PT Hutama Karya (Persero) bergerak memulihkan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang.

Kerusakan Pipa Transmisi dan Bangunan PDAM

Di Kota Padang, kerusakan terparah terjadi pada SPAM Palukahan. Banjir memutus pipa transmisi berdiameter 400 milimeter sepanjang satu kilometer dari intake menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA). Pipa transmisi sepanjang 200 meter di kawasan Balai Gadang juga ikut putus.

Kerusakan juga melanda mercu bendung eksisting di SPAM Guo Kuranji yang berfungsi mengalirkan air baku ke instalasi pengolahan. Sejumlah jaringan distribusi utama terputus, sementara bangunan pendukung milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) mengalami kerusakan.

Pembangunan Mercu Sementara dan Pengumpulan Pipa Hanyut

Untuk mempercepat pemulihan, Hutama Karya membagi penanganan secara simultan di berbagai lokasi terdampak. Di titik kritis Guo Kuranji, tim membangun mercu sementara menggunakan material geotekstil woven yang dijahit tiga lapis dan diperkuat dengan batu berukuran besar. Langkah ini menjaga pasokan air tetap bisa masuk ke instalasi pengolahan.

Sementara di SPAM Batu Kambing, Kabupaten Agam, tim mengumpulkan pipa-pipa yang hanyut terbawa banjir untuk dipasang kembali. Pemulihan pipa transmisi Palukahan dan jaringan distribusi Balai Gadang berhasil menormalkan pasokan air bagi 21.082 sambungan rumah.

399 KK di Huntara Kembali Dapat Akses Air Bersih

Proyek rehabilitasi juga mendukung penyediaan air bersih bagi warga di hunian sementara (huntara). Sebanyak 399 kepala keluarga (KK) yang menempati delapan lokasi huntara di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan kini telah mendapatkan kembali akses air bersih.

Adapun penanganan darurat melalui pembangunan mercu sementara di SPAM Guo Kuranji mampu menjaga pasokan air bagi sekitar 6.312 sambungan pelanggan aktif.

65 Persen Pekerja Lokal dan Target Rampung 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Hamdani mengatakan, pemulihan SPAM pascabencana menjadi prioritas perusahaan. "Penanganan SPAM pascabencana di Sumatera Barat ini menjadi salah satu prioritas utama kami demi mengembalikan hak masyarakat atas akses air bersih yang sempat terputus akibat banjir bandang," ujar Hamdani dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6).

Proyek menghadapi tantangan lokasi yang jauh dari infrastruktur transportasi utama di beberapa wilayah Agam dan Pesisir Selatan. Tim memilih material yang lebih mudah diangkut secara manual oleh pekerja. Tenaga terampil dari luar daerah juga didatangkan untuk mendukung pekerjaan sekaligus mentransfer pengetahuan kepada pekerja lokal.

Sebanyak 83 tenaga kerja lokal atau sekitar 65 persen dari total pekerja yang terlibat turut dilibatkan dalam proses rehabilitasi. Pelaksanaan proyek dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Provinsi Sumatera Barat, PDAM setempat, serta masyarakat sekitar. Seluruh pekerjaan rehabilitasi dan pemulihan infrastruktur air bersih ditargetkan rampung sepenuhnya pada 22 Desember 2026.

Reporter: Fajar
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top