SULAWESI UTARA — Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Curacao menjadi panggung bersejarah bagi Manuel Neuer. Kiper berusia 40 tahun itu dipercaya mengawal gawang timnas, sekaligus mengukir namanya di buku rekor sepak bola Jerman.
Melampaui Catatan Lothar Matthäus
Dengan penampilannya di laga tersebut, Neuer resmi melewati rekor legenda hidup Jerman, Lothar Matthäus. Sebelumnya, Matthäus memegang rekor sebagai pemain tertua Jerman di turnamen akbar sejak Piala Dunia 2002.
Neuer kini berdiri sendirian di puncak daftar tersebut. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi dan profesionalisme sang kiper di usia yang tak lagi muda.
Perjalanan Panjang Sang Legenda Hidup
Karier Neuer di timnas Jerman sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Ia menjadi pilar utama saat Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil.
Tak hanya di level timnas, bersama Bayern Munich ia juga mengoleksi berbagai gelar Bundesliga dan Liga Champions. Pengalamannya menjadi aset berharga bagi skuad muda Jerman di turnamen kali ini.
Dampak Rekor bagi Skuad Jerman
Kehadiran Neuer di bawah mistar memberikan rasa aman bagi lini belakang Jerman. Meski usianya sudah kepala empat, refleks dan kemampuannya membaca permainan masih di atas rata-rata.
Pelatih Jerman pun tak ragu menurunkannya sebagai starter di laga penting. Rekor ini sekaligus menegaskan bahwa usia hanyalah angka selama performa di lapangan masih mumpuni.
Dengan rekor ini, Manuel Neuer kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa. Kini, ia akan fokus membawa Jerman melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.