BOLMUT — Ratusan paket sembako itu dibagikan secara langsung kepada warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di beberapa desa. Program ini menyasar rumah tangga dengan kategori miskin ekstrem yang tersebar di wilayah Kecamatan Bolangitang Barat dan Bolangitang Timur.
General Manager PLN UP3 Kotamobagu, Andi Muhammad Nur, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengamalan sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Menurutnya, peringatan hari lahir ideologi negara bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami ingin nilai-nilai Pancasila tidak hanya diingat, tetapi juga dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian PLN terhadap warga yang masih berada dalam kondisi miskin ekstrem," ujar Andi dalam keterangan pers yang diterima, Senin lalu.
Setiap paket sembako yang disalurkan berisi bahan pokok kebutuhan sehari-hari. Di dalamnya terdapat beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, serta mi instan dan teh celup. Total ada 150 paket yang didistribusikan secara door-to-door oleh tim PLN bersama perangkat desa setempat.
Proses pendistribusian dilakukan selama dua hari untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Petugas mendatangi langsung rumah-rumah warga yang sudah diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat agar tidak ada kerumunan dan tetap sesuai protokol.
Salah satu penerima bantuan, Maria Dua (52), warga Desa Bolangitang, mengaku sangat terbantu dengan paket sembako tersebut. Ia mengatakan bahwa harga bahan pokok yang masih tinggi membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah, dapat beras dan minyak. Ini sangat membantu kami yang pendapatannya tidak menentu. Terima kasih PLN," kata Maria saat ditemui di rumahnya.
Program serupa, menurut Andi, akan terus dijalankan secara berkala. PLN UP3 Kotamobagu berencana memperluas jangkauan penerima bantuan ke kecamatan lain di wilayah Bolaang Mongondow Raya pada periode-periode mendatang.
Selain bantuan sosial, PLN UP3 Kotamobagu juga tengah menggencarkan program elektrifikasi di daerah-daerah terpencil di Bolmut. Beberapa desa yang belum tersambung listrik menjadi prioritas dalam rencana kerja tahun ini.
"Kami tidak hanya berbagi sembako. Tugas utama kami adalah memastikan listrik menyala di setiap rumah warga. Ini juga bagian dari keadilan sosial," pungkas Andi.