Panen Jagung Hibrida 20 Ton di Bitung, Walikota Hengky Apresiasi Inovasi Petani Modern Voilter Loma

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 20:53:31 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar memanen jagung hibrida GJ 817 bersama petani modern Voilter Loma di Kelurahan Tanjung Merah.

BITUNG — Dari lahan perkebunan di Kelurahan Tanjung Merah, Wali Kota Bitung Hengky Honandar memanen sendiri jagung varietas GJ 817 bersama petani modern Voilter Loma. Panen raya pada Selasa (9/6/2026) itu menghasilkan sekitar 20 ton jagung dari lahan 3 hektare yang dikelola Kelompok Tani Sehati bersama Monobox dan Girian Jaya Farm.

Jagung yang dipanen merupakan bibit F1 unggul hasil eksperimen Voilter Loma. Ia mengklaim telah melakukan berbagai penelitian untuk menciptakan pupuk yang menyuburkan sekaligus anti hama, sehingga tanaman jagung tidak mudah stres atau terserang hama kulit keriput dan layu.

Target Produksi 8 Ton per Hektare, Bisa Tembus 10 Ton

Dalam sambutannya, Hengky Honandar menyampaikan apresiasi atas inovasi Voilter Loma, pengusaha pemilik Toko Girian Jaya yang menginisiasi varietas jagung baru bernama JG 718. “Saya menyampaikan apresiasi atas inovasi dari bapak Voltaire Loma yang telah menciptakan varietas baru yang ditargetkan mampu menghasilkan panen hingga 8 ton per hektare. Semoga dengan pengembangan terus menerus hasilnya bisa menembus angka 10 ton,” ujar Honandar.

Wali kota berharap varietas ini bisa dikembangkan menjadi jagung unggulan asal Bitung yang ditanam di daerah lain, khususnya di Sulawesi Utara.

Teknologi Prebiotik untuk Tingkatkan Serapan Nutrisi

Marcel Tatuil, Humas Girian Jaya Farm dan Monobox yang juga musisi kondang di Bitung, mengatakan panen kali ini menghasilkan sekitar 20 ton. Dari jumlah tersebut, diperkirakan menghasilkan bibit unggul 8 ton. “Alhamdulillah Puji Tuhan, panen kita kali ini sekitar 20 ton. Diperkirakan dari jumlah tersebut menghasilkan bibit unggul 8 ton,” ujar Marcell.

Ia menjelaskan, saat ini rata-rata petani jagung di Bitung hanya mampu memanen 3-4 ton per hektare. Dengan percontohan ini, hasil panen diharapkan bisa meningkat signifikan. Selain menggunakan bibit unggul, pihaknya juga menerapkan teknologi prebiotik untuk mengurai unsur hara dalam tanah. “Sehingga akar tanaman mudah menyerap nutrisi,” tambahnya.

Bibit jagung hibrida GJ 817 yang digunakan diyakini mampu menjadi solusi peningkatan hasil panen sekaligus mendorong kesejahteraan petani jagung di Kota Bitung. Pemerintah Kota Bitung terus mendorong pengembangan sektor pertanian untuk mendukung program Asta Cita yang berfokus pada pencapaian swasembada pangan nasional melalui kemandirian, peningkatan produktivitas, dan perluasan lahan.

Reporter: Sutomo
Sumber: sulutreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top