MINAHASA UTARA — Di tengah tren pemangkasan anggaran di berbagai daerah, Kabupaten Minahasa Utara justru hadir dengan stan pameran khusus di Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang berlangsung di Provinsi Gorontalo. Langkah ini menjadikan Minahasa Utara sebagai satu-satunya kabupaten/kota dari Sulawesi Utara yang membuka area promosi mandiri di ajang nasional tersebut.
Stan pameran tersebut menampilkan beragam produk unggulan hasil pertanian dan olahan lokal. Pemerintah daerah ingin produk-produk ini mendapat panggung yang lebih besar untuk bersaing di pasar nasional.
Sekretaris Daerah Minahasa Utara, Novly G. Wowiling, menegaskan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar seremoni. “Produk-produk unggulan Minahasa Utara perlu mendapat panggung yang lebih besar. Karena itu pemerintah hadir untuk membantu memperkenalkan hasil karya petani dan pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Menurut Wowiling, PENAS bukan hanya ajang pertemuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, tetapi juga kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi daerah kepada calon mitra usaha dan investor. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi membuka peluang terbentuknya jaringan kerja sama baru.
Sulawesi Utara mencatatkan capaian tersendiri dalam penyelenggaraan PENAS XVII. Dalam sambutannya saat pembukaan, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyebut Sulawesi Utara sebagai daerah dengan jumlah peserta terbanyak di luar provinsi tuan rumah.
Tercatat lebih dari 1.500 peserta dari Sulawesi Utara mengikuti kegiatan tersebut. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme petani dan nelayan daerah untuk terlibat dalam forum nasional yang mempertemukan berbagai pelaku sektor pangan dari seluruh Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap promosi yang dilakukan selama kegiatan berlangsung dapat menghasilkan peluang bisnis baru. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional.
Besarnya partisipasi peserta Sulut yang didukung langkah aktif Pemkab Minahasa Utara dalam mempromosikan produk daerah menjadi gambaran nyata keseriusan daerah ini dalam memperkuat ketahanan pangan. Ajang PENAS XVII akan berlangsung hingga 25 Juni 2026.