SULAWESI UTARA — Setelah resmi masuk pasar Vietnam pada Juli 2024, BYD kini menggelar obral besar-besaran untuk unit uji coba mereka. Dealer-dealer setempat menjual kendaraan yang sebelumnya digunakan untuk test drive dan demonstrasi, dengan harga yang dipangkas hingga puluhan persen dari harga ritel. Seluruh unit diproduksi antara 2024 hingga 2025 dan mencakup empat model berbeda.
Unit yang dijual terdiri dari mobil listrik murni (EV) dan hibrida plug-in (PHEV). Berikut rincian harga dan kondisi masing-masing:
Perwakilan dari unit penjualan menyatakan bahwa harga yang dipublikasikan saat ini belum merupakan harga final. Pelanggan masih bisa bernegosiasi untuk mendapatkan angka yang lebih sesuai. Ini lazim terjadi dalam likuidasi kendaraan bekas uji coba, di mana kondisi unit dan negosiasi langsung mempengaruhi transaksi akhir.
BYD memasuki Vietnam dengan tiga model awal, dan dalam waktu kurang dari setahun portofolionya membengkak menjadi sepuluh model. Saat ini lini produk terbagi dua kelompok: kendaraan listrik murni (Dolphin, M6, Atto 2, Atto 3, Seal, Han, Sealion 8) dan hibrida plug-in (Seal 5, Sealion 6, M9). Keunggulan skala global dan keragaman produk menjadi modal utama BYD bersaing di pasar Vietnam.
Meski demikian, perusahaan masih terus membangun ekosistem pendukung. Jaringan stasiun pengisian daya yang terbatas masih menjadi topik yang banyak dikeluhkan pelanggan potensial.