3 Tahun 5 Hari Pimpin Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Suluh Serahkan Jabatan ke Jahja Rondonuwu

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:38:01 WIB
Femmy Julientje Suluh menyerahkan jabatan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut kepada Jahja Paulus Rondonuwu dalam prosesi serah terima jabatan di Manado, Kamis (5/8/2026).

MANADO — Pergantian pucuk pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali terjadi. Femmy Julientje Suluh resmi melepas jabatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut setelah mengabdi selama 3 tahun 5 hari, dan posisinya kini diisi oleh Jahja Paulus Rondonuwu.

Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh kedua pejabat dan disaksikan langsung oleh Fransiscus Manumpil di aula Dinas Dikda Sulut, Kamis (5/8/2026).

Figur yang Dinilai Tepat Menakhodai Pendidikan Sulut

Dalam sambutan perdananya sebagai Kepala Dinas Dikda, Jahja Rondonuwu menegaskan bahwa kepercayaan dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Provinsi merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara profesional.

“Keinginan gubernur untuk mencapai visi misinya melalui Dinas Pendidikan Daerah bisa tercapai,” ujar Jahja Rondonuwu.

Ia pun mengajak seluruh keluarga besar Dinas Dikda Sulut, termasuk jajaran cabang dinas dan kepala sekolah, untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik. “Secara bersama menjadi berkat bagi orang lain,” imbuhnya.

Apa Kesan Femmy Suluh Setelah 3 Tahun Memimpin?

Femmy Julientje Suluh menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan dan kepercayaan yang diberikan selama masa baktinya. Ia juga menyebut bahwa Gubernur telah memilih figur yang tepat untuk meneruskan estafet kepemimpinan di sektor pendidikan.

“Pak Gubernur telah memilih figur yang tepat untuk menahkodai pendidikan. Kepada seluruh pejabat dan staf Dinas Dikda Sulut, Cabang Dinas dan kepala sekolah untuk bekerja sama dengan baik dengan membangun pendidikan,” papar Femmy Julientje Suluh.

Rotasi Jabatan dan Sentuhan Ombudsman untuk Pemprov Sulut

Fransiscus Manumpil menyebut rotasi dan promosi jabatan sebagai hal yang lumrah dalam organisasi birokrasi, sekaligus menjadi bagian dari penyegaran institusi. Ia juga menyoroti capaian Pemprov Sulut dalam penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman.

Menurutnya, ada tiga satuan kerja yang dinilai, yakni RS ODSK, Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial. “Terima kasih untuk ibu Femmy Suluh dan selamat untuk Pak Jahya,” ujar Manumpil.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas program pendidikan yang telah berjalan sekaligus mendorong inovasi baru di tengah tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara.

Reporter: Sutomo
Sumber: detikmanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top