Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib Dampingi Keluarga Korban Tragedi Drag Race Upai dari Rumah Sakit Hingga Pemakaman

Penulis: Yasir  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55:02 WIB
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, mendampingi keluarga korban tragedi drag race di Upai sejak proses perawatan di RSUD hingga pemakaman.

KOTAMOBAGU — Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut dalam ajang Drag Race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Di tengah duka yang melanda, kehadiran Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib menjadi penguat bagi keluarga yang kehilangan orang terkasihnya.

Weny Gaib bergerak cepat begitu kabar kecelakaan yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) diterima. Ia langsung menuju RSUD Kotamobagu untuk menjenguk para korban luka-luka yang tengah menjalani perawatan intensif.

Kehadirannya bukan sekadar seremoni. Weny menyapa satu per satu korban, melihat langsung kondisi mereka, dan memberikan semangat agar tabah menghadapi musibah yang datang tiba-tiba tersebut.

Melayat Hingga Prosesi Pemakaman Korban

Perhatian Weny Gaib tidak berhenti di rumah sakit. Senin (10/8/2026) pagi, ia kembali menyambangi keluarga korban yang meninggal dunia dalam insiden nahas tersebut. Ia mengikuti prosesi pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan itu, Weny hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu. Mereka menyampaikan belasungkawa secara langsung di tengah duka keluarga.

“Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Semoga para korban mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Weny.

Kecelakaan di Ajang Balap yang Mengubah Duka Menjadi Pelajaran

Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil peserta kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton di sela-sela event balap. Peristiwa itu tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga memicu pertanyaan besar soal aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kegiatan serupa.

Bagi keluarga korban, kejadian ini bukan sekadar kecelakaan dalam sebuah perlombaan. Dalam sekejap, sebuah tontonan yang semula menghibur berubah menjadi kabar duka yang meninggalkan luka panjang.

Weny Gaib menegaskan bahwa tragedi tersebut merupakan duka bersama bagi seluruh masyarakat Kota Kotamobagu. Ia menilai musibah ini harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak.

Evaluasi Penyelenggaraan dan Keselamatan Penonton Jadi Prioritas

Menurut Weny, keselamatan masyarakat yang hadir sebagai penonton harus menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang. Ia memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan, terutama terkait pengamanan lintasan dan perlindungan terhadap penonton.

Kini, setelah suara mesin balap berhenti dan kerumunan mulai meninggalkan lokasi kejadian, yang tersisa adalah duka keluarga korban. Di rumah-rumah duka, keluarga harus menerima kenyataan bahwa orang yang mereka cintai tidak akan kembali.

Pemerintah Kota Kotamobagu menyatakan akan terus memberikan perhatian kepada keluarga korban. Tragedi Drag Race Upai diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah peristiwa memilukan, tetapi menjadi momentum untuk memastikan kejadian serupa tidak pernah terulang lagi di masa mendatang.

Reporter: Yasir
Sumber: kroniktotabuan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top