BITUNG — Nama Melly Karundeng, pengusaha pertambangan asli Bitung, mulai ramai disebut di kalangan warga dan aktivis sebagai kandidat potensial untuk Pilkada Bitung 2030. Sosok yang juga istri Elly Engelbert Lasut (E2L) ini dinilai memiliki kombinasi modal politik dan ekonomi yang kuat untuk diusung Partai Demokrat.
Meski begitu, kepastian soal pencalonan MK masih menggantung. Plt Ketua Partai Demokrat Bitung, Briliand Charles Lasut, yang didampingi Sekretaris Shirley Pangau, enggan memastikan kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan final sepenuhnya berada di tangan DPP Partai Demokrat.
"Sampe hari ini arahan itu belum ada dan setiap keputusan ada di tangan DPP Partai Demokrat Bitung," kata Briliand, Rabu (26/08/2026).
Pernyataan singkat ini muncul di tengah spekulasi yang berkembang di warung kopi dan ruang diskusi masyarakat. Banyak yang mempertanyakan mengapa nama MK mulai menguat jika memang belum ada keputusan resmi dari partai. Sebagian kalangan menilai ini bagian dari strategi senyap Demokrat untuk menyiapkan figur lebih awal dibanding partai lain.
MK bukan nama baru di peta politik Sulawesi Utara. Sebagai putri asli Bitung, ia dikenal memiliki jaringan bisnis di sektor pertambangan. Kedekatannya dengan E2L, yang merupakan tokoh politik senior di provinsi tersebut, menjadi nilai tambah yang membuat namanya dilirik.
Kombinasi latar belakang pengusaha dan koneksi politik inilah yang kemudian memicu spekulasi bahwa Demokrat tengah mempersiapkan kejutan untuk Pilkada 2030. Belum ada partai lain yang secara terbuka mengumumkan kandidatnya, namun pergerakan politik di Kota Cakalang mulai terasa.
Pertanyaan besarnya, apakah isu ini hanya hembusan angin politik yang terlalu dini atau justru bagian dari taktik untuk membaca peta persaingan? Yang jelas, politik selalu menyimpan kejutan. Nama yang hari ini masih samar bisa saja menjadi tokoh sentral saat pertarungan sesungguhnya dimulai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari MK ataupun DPP Partai Demokrat. Publik Bitung pun masih menunggu langkah nyata dari partai berlambang bintang mercy tersebut. Satu hal yang pasti, peta politik menuju 2030 mulai menghangat, dan nama Melly Karundeng kini menjadi salah satu yang paling santer diperbincangkan. (zet)