BITUNG — Ratusan bibit pohon Mahoni kini tertanam di kawasan pesisir Pantai Leoni, Wangurer, Kota Bitung. Penanaman itu dilakukan langsung oleh jajaran pengurus dan kader DPC Partai Demokrat Bitung dalam agenda Gerakan Langit Biru Indonesia Asri pada Jumat (21/08/2026).
Aksi ini dirangkaikan dengan pembersihan sampah di sepanjang garis pantai. Langkah itu diambil sebagai respons atas kondisi lingkungan dan cuaca yang kian tidak menentu.
Seratus Bibit Mahoni untuk Masa Depan Pesisir
Ketua DPC Partai Demokrat Bitung, Briliand Charles Lasut, menyebut penanaman pohon di area pesisir merupakan investasi jangka panjang. Akar pohon Mahoni yang kuat dinilai mampu mencegah abrasi dan menjaga kestabilan ekosistem pantai.
“Kita melihat kondisi saat ini, sehingga gerakan membumi untuk kembali merawat ekosistem alam lingkungan kita menjadi sangat penting. Hari ini kita melakukan aksi bersih-bersih pesisir Pantai Wangurer dan menanam 100 bibit pohon Mahoni,” ujar Briliand dalam keterangannya, Jumat.
Bukan Sekadar Kegiatan Seremonial
Briliand menekankan bahwa gerakan ini dirancang untuk berkelanjutan, bukan hanya acara seremonial satu hari. Ia berharap aksi nyata ini mampu menggugah kesadaran masyarakat luas akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, persoalan kebersihan pesisir tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar ekosistem pesisir tetap lestari.
Pengurus dan Kader Turun Langsung ke Lokasi
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Partai Demokrat Shirley Pangau SE, serta sejumlah anggota DPRD dari Partai Demokrat, yaitu Lady Joke Lumantouw SE, Frangky Julianto, dan Abigail Sigarlaki. Para pengurus dan simpatisan partai juga tampak ambil bagian dalam aksi bersih-bersih tersebut.
Kehadiran para wakil rakyat itu menjadi sinyal bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari tindakan nyata di lapangan, bukan hanya retorika politik.
Warisan Berharga untuk Generasi Mendatang
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang digaungkan dari Pantai Leoni Wangurer membawa pesan kuat: setiap langkah kecil merawat alam hari ini adalah warisan berharga bagi generasi mendatang.
Dari pesisir pantai hingga ruang-ruang hijau, aksi seperti ini diharapkan menjadi pemicu bagi komunitas lain untuk melakukan hal serupa. Kelestarian alam bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang harus terus dirawat.