IHSG Menguat 1,01% ke 6.686, PSAB Bagikan Dividen Interim Rp 793,8 Miliar

Penulis: Saiful  •  Rabu, 09 September 2026 | 09:03:31 WIB
Pedagang memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 1,01% ke level 6.686 pada Selasa (8/9/2026).

SULAWESI UTARA — Penguatan IHSG pada Selasa (8/9/2026) sejalan dengan lonjakan harga komoditas, terutama tembaga yang mencetak rekor. Investor asing tercatat membukukan net buy Rp398,20 miliar di seluruh pasar, dengan transaksi di pasar reguler mencapai Rp379,39 miliar. Sentimen positif ini mengangkat mayoritas sektor, di mana 8 dari 11 sektor berakhir di zona hijau, dipimpin Basic Materials yang naik 2,00%. Sebaliknya, sektor Healthcare menjadi penekan utama dengan koreksi 0,59%.

Harga tembaga yang menyentuh rekor menjadi katalis utama bagi saham-saham berbasis komoditas. MDKA melesat 8,33%, AMMN menguat 5,90%, dan SMMA naik 5,26%. AMMN dan MDKA masing-masing berkontribusi sebesar 10,95 dan 6,45 poin terhadap pergerakan IHSG. Di sisi lain, sejumlah saham besar justru terkoreksi, dengan BELI turun 5,88%, BBNI melemah 1,02%, dan BREN terkoreksi 0,90%.

PSAB Bagikan Dividen Interim Rp 30 per Saham, Yield 5,26%

PSAB menetapkan dividen tunai interim sebesar Rp 30 per saham untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026. Total dana yang disiapkan mencapai Rp793,80 miliar, yang akan dibagikan kepada pemegang 26,46 miliar saham beredar. Berdasarkan harga penutupan saham PSAB di level Rp 570 per saham, dividen ini setara dengan dividend yield sebesar 5,26%.

Keputusan ini diambil setelah PSAB membukukan laba bersih fantastis sebesar US$177,89 juta pada semester I 2026, melonjak 803% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan laba tersebut, dividend payout ratio PSAB mencapai 24,93%. Investor perlu mencatat jadwal penting: cum date di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 15 September 2026, sedangkan pembayaran dijadwalkan pada 29 September 2026.

MDLA Bukukan Laba Rp 225,63 Miliar, Siapkan Gudang Baru di Medan

Medela Potentia (MDLA) mencatatkan penjualan Rp 8,17 triliun sepanjang semester I 2026, meningkat dari Rp 7,42 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan tumbuh 12,60% secara tahunan menjadi Rp 225,63 miliar, ditopang kenaikan gross profit sebesar 6,80% menjadi Rp762,23 miliar.

Pertumbuhan kinerja MDLA didorong peningkatan volume distribusi, penambahan lima prinsipal baru, serta pengembangan produk own-brand. Penjualan produk alat kesehatan Stardec tumbuh signifikan 34% YoY. Perseroan juga tengah merampungkan pembangunan gudang AAM Medan yang telah mencapai progres 95% dan ditargetkan beroperasi pada kuartal IV 2026. Rencana berikutnya, MDLA akan membangun National Distribution Center (NDC) 2 pada 2027 di atas lahan 2,70 hektare di Kawasan Industri Jababeka 2 untuk mendukung kebutuhan cold storage.

BLOG Siapkan Capex Rp 500 Miliar untuk Ekspansi Armada dan Gudang

Trimitra Trans Persada (BLOG) membukukan pendapatan Rp732,87 miliar pada semester I 2026, naik dari Rp626,47 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih emiten logistik ini juga meningkat menjadi Rp77,54 miliar dibandingkan Rp71,08 miliar pada 1H25. Manajemen menargetkan pertumbuhan laba lebih dari 10% untuk tahun 2026.

Untuk mencapai target tersebut, BLOG menyiapkan anggaran belanja modal (capex) sekitar Rp500 miliar pada 2026. Hingga semester I, realisasi capex mencapai Rp150–160 miliar dan diperkirakan bertambah sekitar Rp200 miliar pada semester II. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan gudang, penambahan armada hingga 3.500 unit, serta pengembangan sistem teknologi informasi seperti Transportation Management System (TMS), Warehouse Management System (WMS), dan IOS. Kontrak jangka panjang dengan pelanggan diharapkan dapat meredam dampak kenaikan biaya bahan bakar minyak (BBM).

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham. Investasi mengandung risiko.

Reporter: Saiful
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top