Pencarian

Tim SAR Temukan Lansia Hilang di Perkebunan Rambunan Minahasa Sulawesi Utara

Selasa, 05 Mei 2026 • 12:40:06 WIB
Tim SAR Temukan Lansia Hilang di Perkebunan Rambunan Minahasa Sulawesi Utara
Tim SAR gabungan menemukan lansia hilang dalam kondisi selamat di perkebunan Rambunan, Minahasa.

MINAHASA — Tim SAR gabungan mengonfirmasi penemuan Aneta Awuy (79), warga Lingkungan 8 Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, yang dilaporkan hilang sejak Kamis (30/4). Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada hari kelima operasi pencarian di area perkebunan Rambunan, Kabupaten Minahasa.

"Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada hari kelima pelaksanaan operasi SAR. Korban segera dievakuasi ke RS Siloam Sonder untuk mendapatkan penanganan medis," ujar Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado, Senin (4/5/2026).

Operasi pencarian hari kelima dimulai sejak pukul 06.50 WITA dengan penyisiran sesuai rencana operasi yang telah disusun. Tim hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam sebelum akhirnya menemukan titik keberadaan korban di tengah perkebunan.

Penyisiran Sejauh Tiga Kilometer dari Rumah Korban

Titik penemuan Aneta Awuy berada di kawasan perkebunan Rambunan, sekitar tiga kilometer dari rumah tinggalnya. Setelah dipastikan dalam kondisi stabil, tim gabungan segera membawa korban menuju fasilitas kesehatan terdekat menggunakan ambulans.

"Pada pukul 07.30 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di area perkebunan Rambunan, sekitar tiga kilometer dari rumah korban, selanjutnya korban segera dievakuasi dan pada pukul 07.50 WITA tiba di RS Siloam Sonder," kata Nuriadin menjelaskan kronologi penemuan.

Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini. Keberhasilan menemukan korban dalam kondisi selamat setelah lima hari di hutan menjadi catatan penting dedikasi tim di lapangan.

"Kami apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat atas kerja sama dan dedikasi dalam operasi ini, sehingga korban dapat ditemukan dengan selamat," ujar George Mercy Randang.

Pengerahan Drone Thermal dan Personel Gabungan

Keberhasilan operasi ini didukung oleh kolaborasi lintas instansi dan organisasi masyarakat. Selain Basarnas Sulut, unsur yang terlibat meliputi PMI Tomohon, RAPI Minahasa, pemerintah setempat, masyarakat, Sarkom Minahasa, hingga KPA Vulkano Tomohon.

Tim di lapangan juga menggunakan teknologi modern untuk mempercepat pemetaan lokasi. Berikut adalah alutsista dan peralatan yang dikerahkan selama operasi:

  • Drone UAV dengan sensor thermal untuk mendeteksi suhu tubuh manusia di hutan.
  • Rescue truck dan kendaraan operasional personel.
  • Perangkat komunikasi lapangan.
  • Peralatan medis darurat.

Kronologi Hilangnya Korban Sejak April 2026

Berdasarkan laporan awal, Aneta Awuy diketahui keluar dari rumah pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 08.00 WITA. Saat itu, korban berjalan ke arah perkebunan Zanuriri, namun hingga Kamis pagi korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri namun tidak membuahkan hasil. Lurah Lahendong kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Manado pada pukul 09.35 WITA untuk meminta bantuan teknis.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Manado langsung memberangkatkan 10 personel Rescue menuju lokasi pada pukul 09.55 WITA. Pencarian intensif dilakukan selama lima hari sebelum akhirnya membuahkan hasil manis pada Senin pagi tadi.

Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks