Pencarian

BKKBN Sulawesi Utara Andalkan Program Genting untuk Percepat Penurunan Stunting, Orang Tua Asuh Jadi Kunci

Minggu, 31 Mei 2026 • 20:59:01 WIB
BKKBN Sulawesi Utara Andalkan Program Genting untuk Percepat Penurunan Stunting, Orang Tua Asuh Jadi Kunci
Program Genting mengajak warga Sulawesi Utara menjadi orang tua asuh untuk percepat penurunan stunting.

MANADO — BKKBN Sulawesi Utara tidak hanya mengandalkan intervensi medis dalam upaya menurunkan angka stunting. Lembaga ini justru menjadikan program berbasis partisipasi warga, Genting, sebagai ujung tombak percepatan penurunan prevalensi gizi buruk kronis pada anak.

Mengapa Program Genting Jadi Prioritas?

Program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara bantuan pemerintah dan kebutuhan riil di lapangan. Dalam skema ini, warga atau kelompok masyarakat secara sukarela menjadi orang tua asuh bagi balita yang terindikasi stunting, memberikan dukungan berupa makanan tambahan bergizi dan pemantauan kesehatan rutin.

Kepala BKKBN Sulawesi Utara menekankan bahwa pendekatan ini lebih efektif karena melibatkan kedekatan emosional dan sosial. "Kami ingin membangun rasa memiliki dari masyarakat sendiri, bukan sekadar program dari atas ke bawah," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Target dan Angka Prevalensi Terkini

Meskipun bahan berita tidak menyebutkan angka pasti prevalensi stunting di Sulawesi Utara, program ini menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi serius mengejar target penurunan yang telah ditetapkan secara nasional. Data terakhir dari berbagai survei menunjukkan bahwa angka stunting di beberapa daerah di Sulawesi Utara masih memerlukan perhatian serius, terutama di wilayah perdesaan dan kepulauan.

BKKBN Provinsi menargetkan bahwa dengan optimalisasi program Genting, akses terhadap gizi seimbang bagi balita dari keluarga kurang mampu bisa terpenuhi lebih cepat. Program ini juga dinilai mampu mengurangi beban posyandu yang kerap kekurangan tenaga dan logistik.

Mekanisme Orang Tua Asuh di Lapangan

Dalam praktiknya, calon orang tua asuh akan melalui verifikasi oleh kader BKKBN setempat. Mereka kemudian dipasangkan dengan balita sasaran yang sudah terdata di aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).

Bantuan yang diberikan tidak harus berupa uang tunai. Banyak orang tua asuh yang memberikan paket pangan lokal seperti ikan, telur, dan sayuran yang mudah didapat di pasar tradisional Manado dan sekitarnya. Hal ini membuat program lebih adaptif terhadap kearifan lokal dan kondisi ekonomi setempat.

Kolaborasi Lintas Sektor

Keberhasilan program Genting tidak bisa berjalan sendiri. BKKBN Sulawesi Utara menggandeng Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pemerintah desa untuk memastikan data stunting akurat dan intervensi tepat sasaran.

Pemantauan dilakukan secara berkala setiap bulan untuk melihat perkembangan berat badan dan tinggi badan balita. Jika dalam tiga bulan tidak ada perubahan signifikan, maka akan dilakukan intervensi medis lebih lanjut di puskesmas atau rumah sakit rujukan.

Program ini diharapkan mampu menjadi model bagi daerah lain di Indonesia Timur yang memiliki karakteristik geografis dan sosial serupa dengan Sulawesi Utara. Dengan gotong royong dan peran aktif warga, target penurunan stunting bukan lagi sekadar angka di atas kertas.

Bagikan
Sumber: manadopost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks