MANADO — Mission Center dipadati puluhan ribu warga dan Pemuda/KB GMIM yang larut dalam sukacita menyambut Hari Persatuan (Hapas) tahun 2026. Ibadah syukur yang digelar Jumat (5/6) ini menjadi pembuka rangkaian perlombaan yang akan berlangsung hingga Minggu (7/6).
Puncak Perayaan Hapas 2026 Digelar di Rayon Manado
Ketua BPMS GMIM Pdt Adolf Wenas menyampaikan pesan khusus dalam ibadah tersebut. Ia menekankan bahwa Hapas 2026 yang bakal berlangsung di Rayon Manado harus menjadi momentum penguatan persatuan jemaat di seluruh Sulawesi Utara.
“Hapas bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi wujud nyata kebersamaan dan kesaksian iman kita sebagai warga GMIM,” ujar Pdt Adolf Wenas di hadapan ribuan jemaat yang hadir.
Rangkaian Lomba Warnai Tiga Hari Perayaan
Setelah ibadah syukur, panitia langsung memulai berbagai perlombaan yang melibatkan Pemuda dan Kaum Bapak (P/KB) dari seluruh rayon. Kegiatan ini dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antarsektor jemaat.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Banyak peserta datang bersama keluarga menggunakan bus dan kendaraan pribadi, memadati area parkir Mission Center.
Pdt Adolf Wenas: Persatuan Kunci Membangun Gereja
Dalam khotbahnya, Pdt Adolf Wenas mengingatkan bahwa tantangan zaman tidak boleh memudarkan semangat persaudaraan di antara warga GMIM. Ia mendorong generasi muda untuk terus aktif dalam pelayanan gereja.
“Kita butuh pemuda yang tidak hanya hadir dalam ibadah, tetapi juga menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat,” pesannya.
Rayon Manado Siap Jadi Tuan Rumah Hapas 2026
Persiapan penyelenggaraan Hapas 2026 di Rayon Manado sudah mulai digodok oleh panitia daerah. Dengan jumlah peserta yang diprediksi mencapai puluhan ribu, panitia menargetkan acara berjalan lancar dan khidmat.
Warga GMIM di Rayon Manado menyambut antusias penunjukan tersebut. Mereka berharap perayaan tahun depan bisa menjadi yang terbesar dan paling meriah sepanjang sejarah Hapas.