Pencarian

Gempa M7,7 Guncang Sulawesi Utara, Warga di 5 Provinsi Diminta Jauhi Pantai dan Hentikan Aktivitas di Perairan

Senin, 08 Juni 2026 • 11:35:31 WIB
Gempa M7,7 Guncang Sulawesi Utara, Warga di 5 Provinsi Diminta Jauhi Pantai dan Hentikan Aktivitas di Perairan
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Laut Sulawesi, Sulawesi Utara pada Senin pagi.

MANADO — Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pukul 07.37 Wita, Senin (8/6/2026), memicu respons cepat dari BNPB dan BMKG. Pusat gempa berada di Laut Sulawesi, tepatnya 47 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk lima provinsi yang berbatasan langsung dengan laut tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk tidak panik namun tetap waspada penuh. Ia meminta warga secara sadar dan teratur melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul aman yang lebih tinggi.

Wilayah Siaga: Waktu Kedatangan Gelombang Terpetakan

Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, beberapa daerah di Sulawesi Utara masuk dalam status “Siaga” dengan estimasi waktu tiba gelombang yang sudah dipetakan. Kepulauan Sangihe diperkirakan menjadi wilayah pertama yang terdampak pada pukul 06.51 WIB, disusul Kota Manado dan Minahasa Utara bagian utara pada pukul 07.12 WIB.

Wilayah lain yang masuk status siaga meliputi Minahasa bagian utara (07.14 WIB), Kepulauan Minahasa (07.16 WIB), Minahasa Selatan bagian utara (07.17 WIB), hingga Bolaang Mongondow bagian utara (07.22 WIB). Status siaga juga berlaku untuk Gorontalo bagian utara pada pukul 07.26 WIB, serta Buol dan Toli-Toli di Sulawesi Tengah masing-masing pada pukul 07.27 WIB dan 07.29 WIB.

Daerah Waspada: Aktivitas Perairan Dihentikan Sementara

Untuk wilayah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah daerah segera mengarahkan warga menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai. “Kami minta kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang berada di wilayah dengan status Waspada agar kesiapsiagaan tetap dijaga dengan segera mengarahkan warga untuk menjauhi kawasan pantai maupun tepian sungai, serta menghentikan sementara segala aktivitas di perairan,” ujar Abdul Muhari.

Wilayah waspada mencakup Kepulauan Talaud dengan estimasi gelombang pukul 06.58 WIB, Kota Bitung (07.19 WIB), Halmahera di Maluku Utara (07.29 WIB), Donggala bagian utara di Sulawesi Tengah (07.42 WIB), serta Minahasa Selatan bagian selatan (07.42 WIB). Kota Ternate, Kutai Timur di Kalimantan Timur, Kota Tidore, hingga Bulungan dan Nunukan juga masuk dalam daftar waspada dengan estimasi waktu tiba gelombang hingga pukul 08.14 WIB.

Kondisi Lapangan Terkendali, Monitoring Diperketat

Meski peringatan dini dikeluarkan, laporan cepat dari Pusdalops BPBD Kepulauan Talaud dan BPBD Kota Manado menyebutkan guncangan hanya dirasakan lemah selama 2 hingga 3 detik. “Situasi dan kondisi di lapangan saat ini terpantau aman, tenang, dan terkendali,” jelas Abdul Muhari.

Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di pesisir. BNPB memperkuat koordinasi bersama BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta lembaga kemanusiaan dan relawan yang telah bersiaga penuh untuk memandu jalur evakuasi warga.

Masyarakat diimbau memberikan prioritas keselamatan bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak, serta mematuhi instruksi resmi petugas di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan signifikan akibat gempa tersebut.

Bagikan
Sumber: detikmanado.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks