MANADO — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, menegaskan bahwa pelantikan pejabat fungsional bukan sekadar kenaikan jabatan, melainkan amanah yang menuntut integritas. Prosesi pengambilan sumpah berlangsung di kantor Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulut, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyematan tanda pangkat Pegawai Negeri Sipil kepada sejumlah pegawai yang naik jenjang karier. Turut hadir Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Yulius Paath serta Plt. Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Roni Rumondor.
Dua Formasi Fungsional yang Dilantik
Pejabat yang mengucapkan sumpah terdiri atas dua formasi, yakni Jabatan Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama dan Jabatan Fungsional Perawat Ahli Muda. Keduanya merupakan posisi teknis yang menopang layanan kepegawaian dan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Haposan meminta para pejabat yang dilantik memahami tugas dan fungsi masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pelantikan ini bukan sekadar perubahan atau peningkatan jabatan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat bekerja profesional, disiplin, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi," ujar Haposan.
Kenaikan Pangkat Harus Diikuti Peningkatan Kinerja
Penyematan tanda pangkat PNS dalam kegiatan itu disebut sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan perjalanan karier pegawai. Haposan menegaskan bahwa kenaikan pangkat tidak boleh berhenti sebagai simbol administratif.
Menurutnya, setiap capaian karier mesti diikuti peningkatan kualitas kerja dan tanggung jawab. Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kekompakan antarpegawai.
"Setiap capaian karier harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kinerja. Mari kita jaga komunikasi, kerja sama, dan kekompakan, karena keberhasilan organisasi merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Dorongan Penguatan Integritas Jajaran Pemasyarakatan
Melalui momentum pelantikan tersebut, seluruh jajaran Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulut diharapkan memperkuat integritas, profesionalisme, disiplin, dan semangat kebersamaan. Hal ini disebut sebagai fondasi pelaksanaan tugas sehari-hari di bidang pemasyarakatan.
Haposan menyatakan bahwa komitmen tersebut menjadi kunci peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menutup arahannya dengan harapan agar jajaran Kanwil Ditjenpas Sulut mampu mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara lebih baik.
"Dengan komitmen tersebut, jajaran Kanwil Ditjenpas Sulut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan," ujarnya memungkasi.