Ellen Sondakh Latih Warga Girian Bitung Olah Sampah Organik Jadi Kompos

Penulis: Ragil  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 22:17:01 WIB
Ellen Sondakh memimpin pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos di Kelurahan Girian Indah, Bitung.

BITUNG — TP PKK Kota Bitung mulai merealisasikan program pelestarian lingkungan melalui edukasi pengolahan sampah mandiri kepada masyarakat. Langkah nyata ini diawali dengan pelatihan pembuatan pupuk kompos yang menyasar warga di Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, pada medio Mei 2026.

Edukasi Pengolahan Limbah Organik di Kelurahan Girian Indah

Pelatihan ini melibatkan kader PKK setempat dengan pendampingan teknis dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung. Fokus utama kegiatan adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara mengelola sampah rumah tangga agar tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

Ketua TP PKK Kota Bitung, Ellen Honandar Sondakh, menyampaikan bahwa kader PKK diharapkan menjadi pelopor dalam pengurangan sampah di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pemilahan sampah dari sumbernya merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi keluarga.

"Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kader PKK menjadi pelopor pengurangan sampah di lingkungan masing-masing sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Ellen Honandar Sondakh.

Teknis Pembuatan Kompos Padat dan Cair dari Sampah Dapur

Dalam sesi teknis, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Bitung, Liberti Rimbing, memaparkan rantai pengolahan sampah yang efisien. Peserta diajarkan cara membedakan sampah organik dan anorganik sebelum masuk ke tahap pencacahan.

Materi pelatihan mencakup proses pendiaman hingga tahap akhir yang menghasilkan dua jenis produk, yakni kompos padat dan kompos cair. Kedua jenis pupuk ini memiliki nilai guna tinggi untuk menyuburkan tanaman di pekarangan rumah warga, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Ellen menambahkan bahwa selain membantu mengurangi volume sampah kota, pembuatan kompos secara mandiri juga memberikan keuntungan ekonomi. Warga dapat menghemat pengeluaran untuk perawatan tanaman sekaligus mendukung pola hidup yang lebih ramah lingkungan di wilayah Bitung.

Program Pelatihan Akan Menyasar Seluruh Kelurahan di Bitung

Pemerintah Kota Bitung melalui TP PKK memastikan program ini tidak berhenti di satu lokasi saja. Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung, Tentie Suak-Sakul, menegaskan bahwa pelatihan pembuatan kompos dijadwalkan berlangsung secara berkelanjutan di seluruh kelurahan.

Langkah ini diambil untuk membangun budaya peduli lingkungan yang merata di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara TP PKK, DLH, dan perangkat kelurahan, pemerintah setempat optimistis kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah akan terus meningkat secara signifikan.

"Ayo Berkompos! Mudah, Hemat, dan Ramah Lingkungan," pungkas Ellen Sondakh saat mengajak seluruh warga untuk ikut serta mewujudkan Bitung sebagai kota yang lebih hijau dan bersih.

Reporter: Ragil
Sumber: sulutreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top