MANADO — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menekankan pentingnya menjaga harmoni dan semangat kekeluargaan di lingkungan Korps Adhyaksa. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan tasyakuran dan pengajian menempati rumah jabatan baru Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut, H. Ferry Taslim atau yang akrab disapa Ferry Tass.
Jacob Hendrik Pattipeilohy menilai pertemuan formal maupun informal di lingkungan institusi memiliki peran krusial. Menurutnya, suasana kekeluargaan yang terbangun akan berdampak langsung pada soliditas personel dalam menjalankan tugas-tugas negara di wilayah Bumi Nyiur Melambai.
Agenda yang berlangsung di Jalan Pomorouw, Manado ini diikuti sekitar 120 peserta. Selain jajaran pejabat utama Kejati Sulut, tampak hadir para Asisten, Koordinator, hingga pegawai. Kehadiran para pimpinan daerah juga memperkuat nuansa silaturahmi dalam acara tersebut.
Empat pimpinan satuan kerja di daerah turut hadir langsung, yakni Kajari Manado, Kajari Bitung, Kajari Minahasa, dan Kajari Minahasa Utara. Kehadiran para kepala kejaksaan negeri ini menjadi bentuk dukungan moril bagi Ferry Tass yang baru saja mengemban amanah sebagai Wakajati Sulut.
Rangkaian acara dikemas secara sederhana dengan mengedepankan nilai-nilai spiritual. Selain pengajian dan doa bersama, kegiatan diisi dengan ramah tamah untuk mencairkan suasana antarpegawai di berbagai level jabatan.
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, mengapresiasi kehadiran seluruh jajaran yang meluangkan waktu di tengah kesibukan dinas. Ia memandang kebersamaan ini sebagai modal utama dalam mencapai target institusi.
“Momentum tasyakuran ini bukan hanya sebagai ungkapan rasa syukur, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat kebersamaan antar insan Adhyaksa. Dengan kekompakan dan nilai persaudaraan yang terus terjaga, saya optimistis Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara akan semakin solid dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Ferry Tass.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama. Kehangatan yang tercipta di rumah jabatan baru tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi jajaran Kejati Sulut dalam meningkatkan performa pelayanan hukum kepada masyarakat Sulawesi Utara ke depan.