MANADO — Audiensi antara Kapolda Sulut dan pengurus PWI terpilih itu berlangsung hangat dan penuh keakraban. Ketua PWI Sulut terpilih, Shintya Bojoh, datang bersama jajaran pengurus inti, termasuk Wakil Direktur Anti Hoax PWI Pusat Mercys Loho, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Yongki Sumual, serta Wakil Ketua Bidang Kerjasama Christian Tangkere.
Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol. Dr. Roycke Langi menyampaikan apresiasi tinggi kepada wartawan atas peran mereka dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif. Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan berimbang menjadi salah satu pilar penting dalam stabilitas keamanan.
“Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap sinergitas antara Polda Sulut dan PWI terus terjalin dengan baik, sehingga bersama-sama dapat menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif di Sulawesi Utara,” ujar Kapolda.
Shintya Bojoh, yang akan resmi dilantik pada Rabu (13/5/2026), menyambut baik dukungan dari jajaran Polda Sulut. Ia menegaskan komitmen kepengurusannya untuk menjaga marwah profesi kewartawanan dan memperkuat kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan.
“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan Kapolda Sulut kepada PWI Sulut. Ke depan, kami berkomitmen menjaga profesionalisme wartawan serta memperkuat sinergi dengan kepolisian dan seluruh stakeholder demi menghadirkan informasi yang edukatif, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Shintya.
Pelantikan pengurus PWI Sulut masa bakti 2026-2031 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026. Sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers di Sulawesi Utara direncanakan hadir dalam agenda tersebut.
Selain jajaran inti, turut mendampingi Ketua PWI terpilih dalam audiensi itu antara lain Bendahara Deibby Malongkade, Wakil Sekretaris Jesica Kalangi, serta wartawan senior PWI Decky Maskikit, Mecky Kodoati, Iwan Suma, dan Putri Loho.