SULAWESI UTARA — Harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp20 ribu dibandingkan hari sebelumnya, di mana harga pada Selasa (12/5) tercatat sebesar Rp2,859 juta per gram. Data ini diambil dari situs resmi Logam Mulia Antam yang memperbarui informasi harga setiap hari.
Selain harga jual, harga buyback juga mengalami penurunan yang sama, berada di level Rp2,656 juta per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback untuk emas Antam saat ini mencapai Rp183 ribu per gram. Penurunan harga tidak hanya terjadi pada pecahan 1 gram, tetapi juga pada ukuran lainnya:
Sementara itu, harga emas di Pegadaian menunjukkan tren yang berbeda. Harga emas Galeri24 di Pegadaian saat ini berada di Rp2,836 juta per gram, meningkat Rp22 ribu dari Rp2,814 juta pada hari sebelumnya. Demikian juga, harga emas UBS naik Rp25 ribu menjadi Rp2,887 juta per gram. Perbedaan harga antarproduk ini dipengaruhi oleh faktor produsen, standar cetakan, dan jalur distribusi masing-masing merek.
Penurunan harga emas Antam ini terjadi di tengah kondisi pasar global yang berfluktuasi. Emas sering dianggap sebagai aset aman, terutama di saat ketidakpastian ekonomi. Meskipun harga emas Antam mengalami penurunan, tren harga di Pegadaian memberikan gambaran bahwa permintaan emas tetap ada di kalangan masyarakat.
Bagi investor, harga emas yang turun dapat menjadi peluang untuk membeli dengan harga lebih rendah, terutama menjelang musim perayaan atau saat pasar kembali stabil. Pelaku usaha yang beroperasi di sektor perhiasan juga mungkin melihat dampak positif dari penurunan harga emas, yang dapat meningkatkan daya tarik produk mereka di pasaran.
Penurunan harga emas Antam biasanya dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas global dan perubahan permintaan di pasar domestik.
Harga emas Antam cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan merek lain seperti Pegadaian dan UBS, yang dapat dipengaruhi oleh faktor kualitas dan reputasi merek.