MANADO — Puluhan siswa SMP Negeri II Manado mendapat pembekalan langsung tentang keselamatan berlalu lintas dari instruktur safety riding PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), Jumat. Materi yang disampaikan mencakup penggunaan perlengkapan berkendara yang standar, pentingnya menaati rambu lalu lintas, hingga cara mengenali potensi bahaya di jalan.
Instruktur Safety Riding DAW Honda, Andhika Reynold Salindeho, menekankan bahwa pemahaman tentang keselamatan berkendara tidak hanya untuk pengendara aktif. Menurutnya, membangun kesadaran sejak dini adalah kunci utama menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
"Meski sebagian besar siswa belum menggunakan sepeda motor secara aktif, pemahaman mengenai safety riding tetap penting agar mereka memiliki sikap disiplin dan bertanggung jawab saat berada di lingkungan lalu lintas," ujar Andhika.
Dalam sesi tersebut, para siswa tidak hanya diberi teori. Andhika mengajak mereka memahami konsep dasar keselamatan berkendara melalui pendekatan yang interaktif dan mudah dicerna, sehingga pesan tentang pentingnya keselamatan di jalan bisa lebih membekas.
PT DAW berharap edukasi ini mampu membentuk kesadaran para pelajar akan pentingnya keselamatan di jalan sejak dini. Perusahaan menargetkan, budaya safety riding yang ditanamkan hari ini bisa terus tumbuh di masyarakat, khususnya generasi muda.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap budaya keselamatan berkendara dapat terus ditanamkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman, nyaman, dan tertib di masa mendatang," pungkas Andhika.