Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu menjelaskan, penanganan jalan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Di depan MTs 2 Kotamobagu, ruas sepanjang 120 meter dengan kerusakan ringan akan ditinggikan elevasinya sebelum diaspal penuh.
Sementara itu, pengaspalan sepanjang 260 meter dikerjakan dari area lapangan menuju Simpang Tiga Jalan Zakaria Imban–Brawijaya, Kelurahan Mongondow. Sisanya, sekitar 820 meter dengan kerusakan sedang, ditangani melalui metode penambalan atau patching pada titik-titik lubang.
“Sedangkan sisa ruas jalan kurang lebih 820 meter dengan kondisi kerusakan sedang dilakukan penanganan penambalan atau patching pada titik-titik lubang jalan,” ujar Kadis PUPR Kotamobagu dalam keterangannya, Selasa (25/3).
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pemerintah kota tetap mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Langkah ini merupakan bagian dari visi pemerintahan The Winner untuk menghadirkan jalan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kotamobagu.
PUPR Kotamobagu menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas dan memperhatikan rambu-rambu peringatan di lokasi proyek.